Gunung Ili Lewotolo terletak di Semenanjung Utara P. Lomblen Kabupaten Flores Timur, ketinggian 1319 mdpl, terbentuk di atas batugamping koral. Posisi geografi: Lintang Selatan 8° 16' 18' dan 123° 30' 18' Bujur Timur. Nama gunungapi ini bermacam-macam yaitu Ili Lewotolo, Ili Levololo, Ili Lobetollo, Ili Warirang dan Ili Api. Oleh penduduk setempat dinamakan Ili Ape artinya gunungapi. Sedangka…
Dalam rangka pemetaan daerah bahaya beberapa gunungapi di Flo-res Timur, juga dilakukan pemeriksaan puncak dan pemetaan daerah bahaya Gunungapi Ili Boleng. Pekerjaan ini sesuai dengan Seksi Penanggulangan Bahaya dalam Pelita III Tahun ke II. .G. Ili Boleng merupakan gunungapi monokoid di P. Adonara (1659m dml) mempunyai 2 buah kawah yaitu Kawah Utama dan Kawah Riawale. Posisi geografi terletak …
Dalam Agustus 1980 dilakukan pemeriksaan puncak dan pemetaan daerah bahaya G. Egon. G. Egon di Flores disebut juga G. Namang, puncaknya berketinggian 1703 m dml, termasuk kedalam wilayah Kecamatan Wai Gete, Kabupaten Sika (Maumere).Posisi geografi: terletak pada garis Lintang Selatan 8°40' dan 122°27' Bujur Timur.
Gunung Ili Muda muncul sejauh 6 km sebelah utara Lewotobi laki-laki, puncak-nya beritetinggian 1100 m dal. Di puncaknya terdapat sebuah kawah berbentuk bulan sabit terbuka ke arah tenggara. Kawah tersebut berukuran 1k 1000 m, dalamnya 1k 450 m. Pada lereng tenggara tumbuh kerucut parasit Ili Botong tingginya 527 m dal, sedangkan kerucut parasit tanpa nana menonjol pada lereng timurlaut. Berdasa…
P.Lomblen dibentuk oleh batuan gunungapi tua maupun muda terdiri dari lava, breksi, tuf breksi, maupun pasir gunungapi. Diperkirakan berumur Tersier Atas - Kwarter Bawah. Di sebelah utara terdapat pula singkapan batugamping dan batugamping koral, diperkirakan berumur Tersier Atas. Aluvium pantai di daerah teluk dengan lebar pantai ti-dak seberapa. Di pulau ini terdapat beberapa struktur sesar d…
G. Ili Boleng merupakan gunungapi monokoid di P. Adonara (1659m) dan mempunyai 2 buah kawah yaitu Kawah Utama dan Kawah Riawale. Posisi geografi, terletak pada garis Lintang Selatan 8°20' dan 123°154 Bujur Timur. Menurut catatan Reksowirogo (1972), gunungapi ini belum pernah melakukan letusan besar. Dalam 1904 pernah terjadi letusan yang tidak membahayakan kampung sekelilingnya.
Pada 10 September 1980 A.D.Wirasaputra dan saya dengan SPPD n 1123/P/1989 Dan n 1122/P/1980, ditugaskan ke G.Gamalama P.Ternate Maluku Utara. Tujuannya untuk memetakan bahan letusan G.Gamalama yang meletus sejak 4 September 1980, dan membuat pengampang melintang dan memanjang dari beberapa sungai yang berhulu di daerah puncak yang kemungkinan besar dilalui oleh laharhujan. Perkerjaan tersebut …
Pada 17 Desember 1980 saya dengan SPPD n. 1962/P/80, A.D. Viranapu dan tra A.D. Sumpena ponsurvai dari Saksi Penotaan Vopografi dengan SPPD n. 1963/P/00 dan SPPD n. 1964/P/60 ditugaskan ke Dasrah Haluka Utara untuk melakukan pameriksaan puncak dan pemetaan daerah bahaya G. Ibu, G. Gankonora dan Telaga Bano. Posisi geografi G. Ibu torle-tak pada guris Lintang Selatan 1°29' dan 127°38 Bujur Tim…
Setelah menyelesaikan pemeriksaan puncak dan pemetaan daerah bahaya G. Gamnokora, tim meninggalkan G. Gamnokora untuk menuju G. Todoko yang terdapat di Pulau Halmahera termasuk Kecamatan Sahu, Kabupaten Maluku Utara. Posisi geografi terletak pada garis Lintang Utara 1° 18' dan 127° 26' Bujur Timur. Untuk mencapai daerah G.Todoko (Telaga Rano) perjanlanan dari Ternate ke Jailolo selama 1K 4 Ja…
Pada 11 Januari, setelah tim menyelesaikan pemetaan daerah bahaya, G.Ibu , tim meninggalkan Kecamatan Ibu dengan perahumotor menuju desa Gamsungi dan memakan waktu lk 2 jam. Kami menginap di rumah Kepala Desa Gamsungi, selanjutnya merencanakan pendakian puncak dan pemetaan daerah bahaya G.Gamkonora. G.Gamkonora adalah gunung api yang terletak di pulau Halmahera Kabupaten Maluku Utara dan merup…