Gunung Ili Muda muncul sejauh 6 km sebelah utara Lewotobi laki-laki, puncak-nya beritetinggian 1100 m dal. Di puncaknya terdapat sebuah kawah berbentuk bulan sabit terbuka ke arah tenggara. Kawah tersebut berukuran 1k 1000 m, dalamnya 1k 450 m. Pada lereng tenggara tumbuh kerucut parasit Ili Botong tingginya 527 m dal, sedangkan kerucut parasit tanpa nana menonjol pada lereng timurlaut. Berdasa…
Dalam Agustus 1980 dilakukan pemeriksaan puncak dan pemetaan daerah bahaya G. Egon. G. Egon di Flores disebut juga G. Namang, puncaknya berketinggian 1703 m dml, termasuk kedalam wilayah Kecamatan Wai Gete, Kabupaten Sika (Maumere).Posisi geografi: terletak pada garis Lintang Selatan 8°40' dan 122°27' Bujur Timur.
P.Lomblen dibentuk oleh batuan gunungapi tua maupun muda terdiri dari lava, breksi, tuf breksi, maupun pasir gunungapi. Diperkirakan berumur Tersier Atas - Kwarter Bawah. Di sebelah utara terdapat pula singkapan batugamping dan batugamping koral, diperkirakan berumur Tersier Atas. Aluvium pantai di daerah teluk dengan lebar pantai ti-dak seberapa. Di pulau ini terdapat beberapa struktur sesar d…
Pada 20 Agustus 1985 dengan Sppj no. 1655/P/85 dan no. 1656/P/85 Phillips Kasturian dan Sdr. S. Wikartadipura ditugaskan ke G. Sangeangapi. Pulau Sangeang terletak sebelah timurlaut Pulau Sumbawa, Kabupaten Bima, posisi geografi 8 11 Lintang Selatan dan 119° 35' Bujur Timur.
Lahar hujan G.Gamalama telah terjadi pada 9 dan 27 Agustus 1983 telah mengakibatkan rusaknya hutan/kebun rakyat serta beberapa rumah di Desa Takome. Jalannya lahar hujan sampai saat ini sebagian besar mengalir dan melanda ke jurusan yang pernah dilalui dalam tahun 1562. Letusan 1983 hingga ini tidak menimbulkan korban manusia.
Pada 17 Desember 1980 saya dengan SPPD n. 1962/P/80, A.D. Viranapu dan tra A.D. Sumpena ponsurvai dari Saksi Penotaan Vopografi dengan SPPD n. 1963/P/00 dan SPPD n. 1964/P/60 ditugaskan ke Dasrah Haluka Utara untuk melakukan pameriksaan puncak dan pemetaan daerah bahaya G. Ibu, G. Gankonora dan Telaga Bano. Posisi geografi G. Ibu torle-tak pada guris Lintang Selatan 1°29' dan 127°38 Bujur Tim…
Pada 10 September 1980 A.D.Wirasaputra dan saya dengan SPPD n 1123/P/1989 Dan n 1122/P/1980, ditugaskan ke G.Gamalama P.Ternate Maluku Utara. Tujuannya untuk memetakan bahan letusan G.Gamalama yang meletus sejak 4 September 1980, dan membuat pengampang melintang dan memanjang dari beberapa sungai yang berhulu di daerah puncak yang kemungkinan besar dilalui oleh laharhujan. Perkerjaan tersebut …
Setelah menyelesaikan pemeriksaan puncak dan pemetaan daerah bahaya G. Gamnokora, tim meninggalkan G. Gamnokora untuk menuju G. Todoko yang terdapat di Pulau Halmahera termasuk Kecamatan Sahu, Kabupaten Maluku Utara. Posisi geografi terletak pada garis Lintang Utara 1° 18' dan 127° 26' Bujur Timur. Untuk mencapai daerah G.Todoko (Telaga Rano) perjanlanan dari Ternate ke Jailolo selama 1K 4 Ja…
Pada 11 Januari, setelah tim menyelesaikan pemetaan daerah bahaya, G.Ibu , tim meninggalkan Kecamatan Ibu dengan perahumotor menuju desa Gamsungi dan memakan waktu lk 2 jam. Kami menginap di rumah Kepala Desa Gamsungi, selanjutnya merencanakan pendakian puncak dan pemetaan daerah bahaya G.Gamkonora. G.Gamkonora adalah gunung api yang terletak di pulau Halmahera Kabupaten Maluku Utara dan merup…
Dalam rangka pelasanaan tugas bagian proyek pemetaan daerah bahaya Gunungapi maka saya dan Ato Djuhara dengan ditugaskan ke G. Seulawah Agam Aceh. Gunung Seulawah Agam termasuk Kecamatan Sileumeum Kbp. Aceh besar. Maksud pekerjaan ialah untuk Pemetaan Daerah Bahaya dan pemeriksaan puncak atau kawah G. Seulawah Agam. Pekerjaan dilakukan dari pertengahan Desember 1981 s/d pertengahan Januari 1982…