Dalam kegiatan suatu analisa sinyal baik skala regional ataupun lokal diperlukan suatu design yang mampu menghilangkan atau meloloskan beberapa frekuensi sinyal yang diingankan.
Gunungapi Tangkuban Perahu tumbuh di dalam Kaldera Sunda sebelah timur (van Bemmelen, 1934, dalam Kusumadinata, 1979). Gunungapi Tangkuban Perahu merupakan gunungapi aktif tipe strato yang memiliki 9 buah kawah. Dua kawah utama di puncak adalah Kawah Ratu dan Kawah Upas, keduanya masing-masing berdiameter sekitar 1000 meter dan kedalaman kawah sekitar 400 meter.
G. Ambang di Sulawesi Utara (Gb.1) merupakan salah satu gunung api aktif di Minahasa yang terletak pada lembah terban tektonik Limboto (Akbar, 1992). Ketinggian puncaknya mencapai 1795 m. Menurut Van Padang (1951) tubuh G. Ambang terbentuk oleh erupsi lava dan diketahui erupsi magmatik pertama telah berlangsung 240.000 tahun yang lalu dan yang kedua 35000 tahun yang lalu. Adapun kegiatan saat i…
G. Tangkoko yang bertipe strato sewaktu-waktu dapat menimbulkan bencana gunungapi akibat letusannya. Dalam usaha penanggulangan bahaya, terutama mengenai kehidupan manusia yang bermukim di sekitar gunungapi tersebut, diperlukan data jumlah penduduk, perkembangan bangunan-bangunan ataupun pemotretan bangunan-bangunan penting yang berada di dalam wilayah Daerah Bahaya dan Daerah Waspadanya. Semua…
Dalam usaha menyadarkan penduduk mengenai bencana, khususnya mereka yang bermukim disekitar G. Lokon dan G. Mahawu Kabupaten Minahasa- Sulawesi Utara, perlu dilakukan penyuluhan mengenai bencana yang mungkin ditimbulkan oleh letusan gunung api di Wilayah tersebut, selain itu di informasikan pula manfaatnya. Penyuluhan yang diberikan kali ini, bukanlah yang pertama, mungkin penyuluhan yang ke se…
Dalam laporan kerja lapangan ini masih menitik beratkan tentang pengadaan bahan-bahan informasi untuk penyuluhan Vulkanologi/Gunung api, terutama melakukan kegiatan pengamatan dan pendataan kependudukan yang terletak di dalam daerah bahaya (Kawasan Rawan Bencana II) dan daerah waspada (Kawasan Rawan Bencana I) G. Ambang. Posisi Geografi Gunung api tipe A ini, terletak pada 0° 44' 30" LU dan 1…
Penyusunan laporan Gunung api Karangetang dibuat sebagai realisasi dari hasil Petrokimia Gas Gunung api. Penyelidikan ini dimulai pada tanggal 20 Desember 1996 sampai dengan 8 Januari 1997, sesuai dengan rencana Seksi Petrokimia dan Gas yang tercakup dalam Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunung api Tahun Anggaran 1996/1997.
Kegiatan pengumpulan data ditujukan untuk mengetahui/mengikuti perkembangan akhir kegiatan G. Colo dan perkembangan pemukiman setelah 13 tahun pulau itu kosong penduduk akibat letusan pada tahun 1989. Data yang terkumpul itu merupakan dasar untuk mempertimbangkan upaya penyelamatan penduduk dan harta bendanya melalui suatu mekanisme pengungsian yang relatif aman, mudah dan benar
G. Ruang merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia yang tercatat terakhir kegiatannya pada tahun 1949. Gunung api bertipe strato ini berada pada posisi geografi 217° LU dan 12,5° BT, masuk dalam wilayah Kabupaten Sangir Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, merupakan pulau gunung api seluas 5 x 4 km, tinggi 714 m di atas muka laut. Kegiatannya yang terakhir menyisakan lidah kubah lava di …