Indonesia terletak diantara 3 lempeng tektonik aktif, yaitu lempeng Eurasia di sebelah Utara, Lempeng Pasifik di sebelah Timur dan lempeng Indo-Australia disebelah selatan. Tumbukan lempeng-lempeng tersebut menyebabkan terbentuknya deretan gunungapi disepanjang jalur tumbukan, 127 gunungapi diantaranya merupakan gunungapi aktif, yang memiliki potensi sumber daya alam, dan juga bencana geologi. …
Kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan tonomi daerah akan berimplikasi terhadap upaya-upaya pemerintah daerah setempat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumberdaya alam yang dimilikinya. Khusus daerah yang berada dikawasan gunungapi, pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunung lainnya akan menjadi salah satu alternatif dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah., maka dari itu sesuai den…
Penanggulangan bencana adalah bagian integral dari pembangunan nasional dalam rangka melaksanakan amanat UUD 1945, sebagaimana dimaksud dalam alinea ke-IV Pembukaan. Dalam implementasinya, penanggulangan bencana tersebut menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah dan pemerintah daerah bersama-sama masyarakat luas. Bentuk tanggung jawab antara lain memenuhi kebutuhan masyarakat yang diakibatkan…
Gunungapi Sempu digolongkan sebagai gunungapi Tipe B, karena sejak tahun 1600-an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Gunungapi ini sangat erat hubungannya dengan aktivitas vulkanik yang berada disebelah selatan, diantaranya adalah G. Maniporok, G. Soputan, G. Tondorukem, G. Rindengan, G. Ketangan, G. Lembeyan dan G. Kawatak yang merupakan kompleks Kaldera Minahasa (van Padang, 1951). …
Aktivitas vulkanik dari kompleks G. Lokon-Empung saat ini terjadi pada kawah Tompaluan yang terletak di pelana antara kedua gunungapi tersebut. Meskipun aktivitas dari erupsi-erupsi yang terjadi saat ini dari kawah tersebut, tapi dikenal sebagai erupsi yang berasal dari G. Lokon. G. Lokon adalah kerucut gunungapi yang paling tinggi dan dengan mudah dikenali dari daratan sekitarnya bila dilihat …
Beberapa potensi gunungapi yang telah dikembangkan di sekitar gunungapi ini adalah penggalian batu dan pasir, sedangkan manifestasi lainnya belum tampak. Salah satu penyelidikan yang telah dilakukan adalah untuk mengetahui tingkat dan jenis bahaya erupsi terhadap kehidupan dan lahan pertanian/perkebunan, diantaranya adalah dengan melakukan pemetaan kawasan rawan bencana gunungapi. Gunungapi Kal…
Gunungapi Lokon merupakan salah satu gunungapi aktif diantara lima gunungapi aktif yang ada di minahasa. Dalam klasifikasi gunungapi aktif di indonesia umumnya disebut gunungapi Lokon-empung, hal ini disebabkan oleh adanya dua puncak gunung yang menonjol pada jarak 2,5 km yaitu antara puncak gunungapi lokon dan gunungapi Empung. Aktivitas vulkanik Gunungapi Lokon terjadi pada pelana yang menghu…
gunungapi Sempu digolongkan sebagai gunungapi tipe B, karena sejak tahun 1600-an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Gunungapi ini sangat erat hubungannya dengan aktivitas vulkanik yang berada di sebelah selatan, diantaranya adalah G. Maniporok, G. Soputan, G. Tondorukem, G. Rindengan, G. Ketengan, G. Lembeyan, dan G. Kawatak yang merupakan kompleks Kaldera Minahasa (van Padang, 1951)…
Aktivitas vulkanik G. Soputan dicirikan oleh pertumbuhan kubah lava yang terus berlangsung sejak tahun 1991. Pertumbuhan kubah lava tersebut sering di iringi oleh erupsi abu dan hembusan gas. Aktivitas erupsi terkini G. Soputan terjadi pada tanggal 14 Agustus 2011 dengan sebuah erupsi yang menghasilkan kolom erupsi setinggi 1200 meter dari puncak. Sejak tanggal 8 September 2011 status kegiatan …