Dalam rangka mendukung pembangunan nasional serta untuk terwujudnya agenda prioritas Nawacita maka diperlukan percepatan pelaksanan Kebijakan Satu Peta (KSP) pada tingkat ketelitian peta skala 1;50.000. Program KSP ini bertujuan untuk terpenuhinya satu peta yang mengacu pada satu referensi geospasial, satu standar, satu basis data, dan satu geoportal. Terkait dengan hal itu, Pusat Vulkanologi d…
G. Talakmau adalah gunungapi tipe B berpuncak ganda dengan bentuk puncak yang memanjang dengan dimenasi 1500 m x 500 m berarah baradaya-timur laut. Bentuk ini adalah akibat dari aktivitas Erupsi G. Talakmau yang berpindah-pindah dan kemunculannya terjadi akibat pengaruh stratuktus retakan didaerah puncak. Pada puncak memanjang ini terdapat 13 danau kawah dengan tiga kawah utama yang masing-masi…
Gunungapi Soputan merupakan salah satu gunungapi aktif yang kegiatannya ditandai dengan terjadinya guguran-guguran pada kubah lavanya. Gunungapi tipe strato ini terletak di kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Dalam sejara kegiatannya G. Soputan mulai meletus tahun 1785. Saat itu letusan berasal dari kawah Utama, kemudian berturut-turut terjadi dari tempat yang sama pada tahun 1786, 1833…
Gunungapi Soputan merupakan salah satu gunungapi aktif yang kegiatannya ditandai dengan terjadinya guguran-guguran pada kubah lavanya. Gunungapi tipe strato ini terletak di kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Dalam sejarah kegiatannya G. Soputan mulai meletus tahun 1785. Saat itu letusan berasal dari kawah Utama, kemudian berturut-turut terjadi dari tempat yang sama pada tahun 1786, 183…
Abu vulkanik adalah bahaya vulkanik yang paling luas dan berpotensi mempengaruhi ratusan ribu, atau bahkan jutaan orang-orang di pulau berpenduduk padat di Indonesia. Informasi yang tersedia mengenai bahaya yang ditimbulkan oleh abu vulkanik masih sangat terbatas, terutama dari gunungapi yang belum bererupsi belakangan ini. Kebutuhan model komputasi yang disertai dengan observasi dilapangan dan…
Gunungapi Tangkoko (1149 m dpl) merupakan gunungapi strato yang mempunyai kawah besar dan dalam serta gunungapi parasit G. Batu Angus (700 m dpl). G. Tangkoko dan tetangganya G. Dua Saudara, mempunyai morfologi yang amat sederhana. Kedua gunungapi tersebut dipisahkan oeh sebuah pematang yang berarah barat laut Tenggara. G. Tangkoko berbentuk elips dengan ukuran kawah 2 km x 1 km dan kedalaman 2…
Gunungapi Sempu digolongkan sebagai gunungapi Tipe B, karena sejak tahun 1600-an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Gunungapi ini sangat erat hubungannya dengan aktivitas vulkanik yang berada disebelah selatan, diantaranya adalah G. Maniporok, G. Soputan, G. Tondorukem, G. Rindengan, G. Ketangan, G. Lembeyan dan G. Kawatak yang merupakan kompleks Kaldera Minahasa (van Padang, 1951). …
Beberapa potensi gunungapi yang telah dikembangkan di sekitar gunungapi ini adalah penggalian batu dan pasir, sedangkan manifestasi lainnya belum tampak. Salah satu penyelidikan yang telah dilakukan adalah untuk mengetahui tingkat dan jenis bahaya erupsi terhadap kehidupan dan lahan pertanian/perkebunan, diantaranya adalah dengan melakukan pemetaan kawasan rawan bencana gunungapi. Gunungapi Kal…
gunungapi Sempu digolongkan sebagai gunungapi tipe B, karena sejak tahun 1600-an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Gunungapi ini sangat erat hubungannya dengan aktivitas vulkanik yang berada di sebelah selatan, diantaranya adalah G. Maniporok, G. Soputan, G. Tondorukem, G. Rindengan, G. Ketengan, G. Lembeyan, dan G. Kawatak yang merupakan kompleks Kaldera Minahasa (van Padang, 1951)…
G. Karangetang yang saat ini masih berstatus SIAGA (Level III) merupakan gunungapi paling aktif di kawasan Sulawesi Utara. Pertumbuhan kubah lava yang terkadang di ikuti guguran/leleran lava pijar dan kejadian awan panas guguran menjadi salah satu karakteristiknya. Dalam kegiatannya tercatat beberapa kali mengakibatkan korban jiwa. Berdasarkan Peta KRB terdahulu, hampir seluruh tubuh G. /karang…