Setelah terjadi letusan2 G.Semeru tetap giat dengan terus menerusnja membentuk sumbat lava jang tambah besar dan tambah tinggi, begitu pula guguran2 lava jang keluar dari sekitar aliran lava selalu meluntjur ke Bs. Semut dan Tjurah Lengkeng tak pernah berhenti. Maka tibalah saatnja untuk pemeriksaan puntjak tahun 1962.
Dari bulan Juni sampai dengan bulan Desember 1972 tercatat beberapa kali genpa volkanik. Sehingga dianggap sangat perlu melanjutkan pekerjaan diatas sepanjang tahun 1973. Untuk mengikuti perkembangan selanjutnya dari gempa diatas.
Pelaksanaan pekerdjaan ini sesuai dengan tugas jang diberikan oleh Kepala Urusan Vulkanologi, jaitu pemindahan pesawat gempa elektromaknetik di Bojolali, serta kalibrasi pesawat2 gempa lainnja disekitar G.Merapi dan G.Kelut.
Pada bulan Djuni 1961 dari Djawatan Goologi Uru-san Volkanologi dilantjarkan pomorikanan kopuntjak Mo-hamoru Kawah Djonggring Soloko dan penulis borkonan mo-ngikuti rombongan okupodisi jang dipimpin oloh Sdr. A. Djajawinangun (Pangetur Toknik tk.I) diikuti oleh Sdr. I. Soomrja (Djuru Toknik tk.I), Sdr. Bilal (Pongamat Toknik Goologi) Sdr. Keann den Sdr. Sohab masing2 po-kordja Pos U.V. dan 8 or…
Longsoran lava dan awan panas melluncur mengikuti hulu S. Batang ke arah Barat Daya. Jarak lintas awan panas mencapai kurang lebih 6,5 km dari titik longsoran. Endapanlongsoran dan ladu terdapat lembah-lembah S. Batang, S. Bebeng, sebagian meluber di sekitarnya sungai-sungai tersebut di atas.
pegunungan Dieng adalah suatu puing lama, dimana terdapat banyak kerucut setinggi 100 - 300 me ter sepanjang 14 kilometer dan selebar 6 kilometer. Lajur gunungapi mu- da ini memanjang ke jurusan barat-daya - tenggara dan tierdapat dalam ke- panjangan barat laut dari deretan gunungapi Sumbing - Sundoro.
G. Papandajan merupakan salah satu dari padanja, dan karena pula mudah dapat ditjapai dari Bandung, dapat pula dilakukan pe-nindjauan2 singkat terhadapnja. Ponindjauana ini dilakukan oleh Sdr. Samud Wikartadipura (djuru ukur) dan diantar oleh Sår. Hadis III dengan Landrover merah D-2782, sedang sebagaimana biasa penulia mengikutinja terutama sebagai djuru potret
Periode kegiatan G. Merapi ini dimulai sedjak Djanuari 1967 jang didahului olch auanpanas-auanpanas letusan. Disusul muntjulnja lava ba-ru.Titik kegiatan tepat pada kegiatan tahun 1961. Pembentukan kubah lava berlangsung terus, diselingi oleh awanpanas-asan-pansa guguran dan letusan.
Pada tgl 9-10-1961 diterima telepon dari Sdr. Tomosoha Kantor Karesidenan Priangan bahwa ditepi Sungai Tjisaar Desa Darmawangi, Ketjamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, berdasarkan laporan dari Bupati Sumedang tgl 27 - 9 - 1961 telah timbul api jang keluar dari tanah seluas 2 1/2 x 1 m. Api itu berwarna biru seperti belirang jang dibakar sampai Darmawangi jang letaknja kurang lebih 1/2 km dari tem…
G. Bromo, satu-satunya gunungapi giat dewasa ini, yang mengandung sebuah kawah dengan garis tengah 1.k. 800 meter berjurusan utara - selatan dan 600 meter timur barat. Sebuah undak menunjukkan, bahwa pusat letusannnya bergerak kejurusannutara.