Maksud uji coba dan pengamatan seismik adalah untuk lebih mengetahui pengetahuan tentang sistem kerja alat secara maupun perbaikan merata serta terutama bagi teknisi baik operasional, proses komputerisasi data, dan bila memungkinka dimaksudkan untuk mengetahui keadaan seismitivitas daerah G.Batur. Tujuan yang diharapkan dapat digunakan secara maksimal baik hardware maupun softwarenya dan menemu…
Dalam tahun anggaran 1993/1994, Proyek Pengamatan/Penga-wasan dan Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, telah menyediakan dana untuk melakukan pengamatan kegiatan Kelimutu, di Flores (Gb. 1 Pekerjaan tersebut telah dilakukan pada bulan Mei 1993, yang dilaksanakan oleh 2 petugas dengan SPPD no. 156 dan 160. Pekerjaan lapangan dikerjakan meliputi pemeriksaan kawah, pengukuran suhu fumar ol …
Maksud penyelidikan untuk melaksanakan salah satu tugas dari Proyek Mitigasi Bencana Alam Geologi. Sedangkan tujuannya adalah mengevaluasi kegiatan Gunung api Karangetang secara visual dan seismik. Kegiatan penyelidikan ini dilatarbelakangi oleh kegiatan Gunung api Karangetang yang selama ini masih diatas aktif normal.
Dua buah gunungapi aktif tipe strato doma lava dan strato, terletak di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Propinsi Nusatenggara Timur. Kedua gunungapi tersebut dipisahkan oleh pelana pada ketinggian 1232 m diatas muka laut. Yang berada di sebelah Baratlaut pelana tinggi puncaknya G. Lewotobi Laki-laki. Posisi geografinya 8° 32'Lintang Selatan, 1220 46,5' Bujur Timur (Kemerling, 19…
Pemetaan Zona Risiko Bahaya Gunung api Mahawu dan sekitarnya dilakukan pada pertengahan bulan Mei 1998 hingga pertengahan bulan Juni 1998, dalam rangka pelaksanaan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunung api, PELITA VI Tahun Anggaran 1998/1999 tahun ke 4. Pemetaan ini dilakukan oleh Seksi Pemetaan Daerah Bahaya, Sub Direktorat Pemetaan Gunung api, Direktorat Vulkanologi, dengan susunan Team p…
Gunungapi disatu pihak dapat merupakan sumber bencana, dilain pihak juga dapat merupakan sumber kesejahteraan. Salah satu dari tiga gunungapi aktif di Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah Komplek Gunungapi Rinjani (+ 3726 m) yang menjulang di Utara Pulau Lombok, menempati Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Barat. Komplek Rinjani mempunyai kaldera berukuran 4888 X 3500 m, dengan yang men…
Pada tanggal 22 Juli 1975 lk. jam 02.56 G. Semeru di Jawa Timur menunjukkan adanya peningkatan kegiatan yakni terjadinya luncuran awan panas yang masuk ke Curah kobokan sampai lk. 5 km dari puncak. Peningkatan kegiatan ini agaknya menyimpang dari kegiatan harian G. Semeru walaupun guguran guguran lava pijar yangsering diamati dari pos pos pengawasan di Argosuko, Tawon songo dan G. Sawur sering…
Awu merupakan gunung api yang menempati posisi paling utara di Provinsi Sulawesi Utara, serta merupakan bagian akhir dari rangkaian gugusan Sangihe - Talaud. Secara geografis terletak pada posisi 3° 40' Lintang Utara dan 125° 30' Bujur Timur.
Berkaitan dengan mitigasi bencana geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi berkewajiban memberikan pelayanan Informasi kepada masyarakat mengenai ancaman bahaya gunungapi, gerakan tanah, gempabumi dan tsunami. Sebagaimana kita ketahul secara tektonik, Indonesia terletak di antara 3 lempeng tektonik aktif, yaitu Lempeng Eurasia di sebelah utara, Lempeng Pasifik di sebelah timur da…
Salah satu tugas utama yang diemban oleh Direktorat Vulkanologi adalah memantau bahaya letusan sejumlah gunungapi dari 129 gunungapi aktif yang mempengaruhi kehidupan manusia disekitarnya, di wilayah Nusantara tercinta. Salah satu upaya dari pelaksanaan emban tugas tersebut yakni melakukan penyelidikan petrokimia batuan, gas dan air. Data maupun informasi yang diperoleh akan merupakan masukan b…