Pada pelita V. dalam tahun anggaran 1990/1991, Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunung api, Sub. Dit. Pemetaan Gunung api. Direktorat Vulkanologi, Bandung, telah melakukan pemetaan geologi gunung api Lokon dan sekitarnya, Kabupaten dengan menggunakan peta Minahasa. Provinsi Sulawesi Utara dasar/topografi dengan skala 1 : 50.000. Sedangkan lamanya penelitian dilakukan selama 40 hari, ya…
Kawah Tompaluan posisinya berada diantara puncak Lokon dan puncak Empung, yang dikenal dengan nama kawah Lokon. Kawah ini pernah dipetakan pada 1976 oleh penulis tahun 1976 oleh penulis dan Sdr. Soedarso S., meliputi sekitar daerah puncak dan kawah. Sehubungan dengan telah terjadi kegiatan-kegiatan pada akhir-akhir ini maka untuk mengetahui perubahan-perubahan keadaan topografi, dilakukan api p…
Pada 17 Agustus 1985, Direktorat Vulkanologi mengadakan pendakian puncak beberapa gunungapi tertinggi di wilayah Republik Indonesia. Salah satu dari gunungapi tersebut adalah G. Klabat, yaitu gunung yang tertinggi di dataran Minahasa Provinsi Sulawesi Utara. Kami berdasarkan SPPD No. 1510/P/85 dan SPPD No. 1511/P/85 diperintahkan untuk tugas tersebut di atas. Tugas utama dalam pendakian ini ada…
G. Ruang adalah salah satu dari 5 buah dan terletak di ujung paling Selatan deretan gunungapi aktif (tipe A) di kepulauan Sangihe dan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. 2000 Sejarah menunjukkan bahwa gunung ini sering kali meletus, jangka waktu letusan ke letusan berikutnya ter panjang 30 tahun sedangkan letusan yang terakhir terjadi pada Januari 1949. Di antara letusan-letusannya sering kali men…
Sesuai dengan laporan terdahulu bahwa G. Karangetang yang terletak di P. Siau Kabupaten Sangihe dan Talaud Provinsi Sulawesi Utara, adalah merupakan gunung api yang selamanya aktif. Kegiatan berupa pertumbuhan lava di kawah Utama yang pertama diketahui pada tahun 1970, hingga kini masih berlangsung terus. Pertumbuhan lava tersebut telah mengakibatkan tumpahan (leleran) yang terutama masuk ke le…
Akhir-akhir ini kegiatan G. Lokon cukup ramai menjadi bahan pembicaraan, sehubungan dengan adanya kekeringan yang melanda areal sekitar kawah dan seringnya terjadi hembusan asap yang melampaui bibir kawah. Dalam keadaan normal hembusan asap terbatas di dalam kawah, tapi sejak Maret 1984 kepulan asap jauh melampaui bibir kawah. Kekeringan yang cukup parah terjadi menjelang akhir 1984 dengan area…
Akhir-akhir ini kegiatan G. Lokon cukup ramai menjadi bahan pembicaraan, sehubungan dengan adanya kekeringan yang melanda areal sekitar kawah dan seringnya terjadi hembusan asap yang melampaui bibir kawah. Dalam keadaan normal hembusan asap terbatas di dalam kawah, tapi sejak Maret 1984 kepulan asap jauh melampaui bibir kawah. Kekeringan yang cukup parah terjadi menjelang akhir 1984 dengan area…
G. Kie Besi merupakan sebuah pulau gunungapi, terletak di sebelah baratdaya P Halmahera, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku, pada posisi geografi 0° 19° Lintang Utara dan 127° 24' Bujur Timur. Diantara penduduk ada yang menyebutnya G. Kie Besi. namun pada umumnya lebih dikenal dengan G. Makian.
Setelah terbentuknya sumbat lava selama tahun 1974-1977 dan letusan terakhir yang sekaligus membongkar sumbat lava pada September 1977, G. Lokon kembali pada kegiatan normal. Gejala awal peningkatan kegiatan kembali mulai tampak secara visual sejak akhir November 1982 berupa munculnya asap kawah di permukaan. Gejala ini berangsur naik baik ketebalan, ketinggian maupun tekanan asapnya. Gejala la…
Sejak peningkatan kegiatan bulan Agustus 1984 yang mencapai puncaknya pada 5 September 1985 dengan terjadinya letusan besar di Kawah Utama yang disertai awan panas, keaktifan G. Karangetang dapat dikatakan berlanjut sampai saat ini. Ka Awan panas tersebut meluncur ke Kali Beha lk. 1000 m, li Keting lk. 2000 m dan ke arah Kali Batuawang lk.500 m. Di samping kegiatan yang berlangsung di Kawah Uta…