Pemetaan daerah bahaya G. Patuha adalah memetakan (menarik batas - batas) daerah bahaya akibat langsung dan tidak langsung jika terjadi letusan besar di Kawah Putih, karena Kawah Putih merupakan kawah aktif/titik letusan terakhir selama sejarah kegiatannya.
Daerah penyelidikan berada di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada koordinat 121°30'–121°45' BT dan 4°15'–4°30' LS. Secara geologi, wilayah ini terletak pada zona pertemuan Lempeng Eurasia, Pasifik, dan Indo-Australia serta dipengaruhi oleh Lempeng Filipina, sehingga memiliki kondisi tektonik yang sangat kompleks. Secara regional, daerah penelitian termasuk dalam Mandala T…
Pada dasarnya suatu letusan gunungapi disebabkan karena gangguan keseimbangan fisika dan kimia magma di bawah permukaan bumi. Setelah letusan berlangsung, keseimbangan yang baru akan tercapai kembali antara lain dengan terbentuknya sumbat lava dalam pipa kepundan.
Bertambah kecil volum air danau kawah G. Kelut, semakin terbatas pula penyebaran lahar letusan. Berdasarkan data di laporan, usaha pengurangan air danau kawah harus dilakukan secepat mungkin sebelum musim penghujan yang akan datang tiba.
Laporam ini disusun sehubungan rencana kerja proyek pengamatan/pengawasan dan pemetaan Gunung Api tahun anggaran 1989 - 1990, diantaranya pendataan informasi dan penyuluhan vulkanologi di daerah Gunung Papandayan, Gunung Kelut, Gunung Lamongan.
Penyelidikan ini dilaksanakan sebagai bagian dari tugas Seksi Batumulia dalam eksplorasi dan inventarisasi sumber daya mineral. Lokasi penyelidikan dipilih berdasarkan Peta Geologi Lembar Padangsidempuan dan Sibolga (1982), khususnya pada satuan batuan Serpentinit Huraba yang terdiri atas serpentinit, peridotit, dan piroksenit, yang diduga berasosiasi dengan mineral jadeit. Selain itu, penyelid…
Penyelidikan lanjutan ini dilakukan pada daerah Sungailasi (Kabupaten Solok) dan Tanjunglolo (Kabupaten Sawahlunto–Sijunjung) sebagai tindak lanjut hasil penyelidikan tahun anggaran 1989/1990, dengan luas wilayah sekitar 90 km². Di Sungailasi dijumpai bahan galian berupa granit, granodiorit, andesit, dan pasir dengan jumlah cukup melimpah serta berpotensi untuk ditindaklanjuti berdasarkan ha…
The post-meeting trips arranged for a guided by VSI sci- entists were a great success, and at the outset I'd like to convey the thanks from my colleagues, and from myself, for extending this considerable hospitality and courtesy to us. Each and every one of the participants: Fiske, Simkin, Stoiber, Williams, Glicken, Yokoyama, Punongbayan the Banks, Rosengren, and of course Mary Ann and I, were…
Gunung Sangeangapi adalah salah satu Gunungapi aktip yang diamati secara terus-menerus dari Kampung Tawali. Pemeriksaan ke puncak/ke Kawah dilakukan sewaktu-waktu, tergantung surat perintah dari Bandung. Letak Gunung Sangeangapi di Pulau Sangeang di sebelah Timur-laut Pulau Sumbawa, dengan jumlah penduduk saat ini 1254 jiwa atau 232 Kepala keluarga, masuk Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Tinggi …