Deretan gunungapi Maluku Utara adalah G.Kie Besi, G.Gamalama, G Dukono dan G Gamkonora Gunungapi Gamkonora dan Dukono berada di daratan Halmahera, dan yang lainnya merupakan gunungapi pulau. Secara administratif G. Gamkonora termasuk wilayah Kecamatan Ibu, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku Utara Posisi geografisnya adalah 1 22 30 Lintang Utara dan 127 03' 00" Bujur Timur (Gb. 1). Puncakny…
Gunungapi Gamkonora adalah gunungapi strato tipe A yang tersusun dari perselingan lava yang kompak, abu vulkanik yang mengeras,dan batuan vulkanik dari letusan-letusan sebelumnya. Gunungapi ini merupakan gunungapi tertinggi di P. Halmahera dengan ketinggian 1635m dpl.
G. Dukono atau dengan nama lain Dokoko, Dokoekko, Dukoma, Tala atau Tolo merupakan gunungapi bertipe strato yang dipuncaknya dijumpai sejumlah kawah yang masih aktif. Tinggi puncaknya kurang lebih 1087 m di atas permukaam laut. Gunungapi ini muncul pada jalur busur vulkanik di bagian utara Pulau Halmahera. Secara administratife gunungapi ini terletak di Kabupaten Halmahera Utara, Propinsi Maluk…
Pemetaan geologi bersistem Lembar Aru dilakukan dalam rangka pelaksanaan Proyek Pelita III Tahun keempat.. Tujuan pemetaan ini adalah melakukan penyelidikan geologi dan mineral yang hasilnya dinyatakan dalam bentuk peta geologi bersekala 1 : 250.000. Laporan ini diharapkan dapat menunjang keperluan inventarisasi sumberdaya mineral dan energi serta program pengembangan wilayah tersebut.
Dukono atau dengan nama lain Dokoko, Dokoekko, Dukoma, Tala atau Tolo merupakan gunungapi bertipe strato yang dipuncaknya dijumpai sejumlah kawah yang masih aktif. Tinggi puncaknya kurang lebih 1087 m di atas permukaam laut. Gunungapi ini muncul pada jalur busur vulkanik di bagian utara Pulau Halmahera. Secara administratif gunungapi ini terletak di Kabupaten Halmahera Utara, Propinsi Maluku Ut…
Buku ini merupakan bagian dari seri monograf dan risalah ilmiah yang mengeksplorasi hubungan kompleks antara organisme dengan lingkungan fisik mereka melalui pendekatan fisiologis. Fokus utama karya ini adalah untuk memahami bagaimana proses internal tumbuhan beradaptasi, merespons, dan bertahan hidup di bawah pengaruh berbagai faktor lingkungan seperti suhu, ketersediaan air, cahaya, dan nutri…
Dalam rangka kunjungan kerja MENKO KESRA dan MENDAGRI ke daerah pengungsian akibat bencana letusan G. Colo dan G. Gamalama, penuli di tunjuk mewakili Bapak Direktur Jenderal Pertambangan Umum (Anggota Badan Kordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Alam)
Sesuai dengan rancana kerja Seksi Penganggulangan Bahaya/Bagian Proyek Pemetaan Daerah Bahaya Gunung Api. Pada tangaal 1 Oktober 1982 saya, bersama Sdr. A. Djuhara W dan Sdr. Djadja Sumpena dengan Sppd masing masing No. : 2124/P/82, 2125/P/82, 2126/P/82 ditugaskan ke daerah Maluku Utara untuk mengadakan Pemetaan daerah bahaya dan pemeriksaan puncak gunungapi Malumpang Warirang di Pulau Halmaher…
G. Makian adalah salah satu diantara 127 buah gunungapi di Indonesia yang terhitung aktip dan salah satu diantara 51 buah gunungapi yang perlu mendapat pengawasan yang teratur. Letusan G.Makian dapat disejajarkan dengan letusan G.Kelut di Jawa Timur atau letusan G.Awu di P. Sangir Besar. Gunungapi2 ini biasanya meletus dengan dahsyat dalan waktu yang relatip berlangsung sangat pendek, katakan k…
Pada 17 Desember 1980 saya dengan SPPD n. 1962/P/80, A.D. Viranapu dan tra A.D. Sumpena ponsurvai dari Saksi Penotaan Vopografi dengan SPPD n. 1963/P/00 dan SPPD n. 1964/P/60 ditugaskan ke Dasrah Haluka Utara untuk melakukan pameriksaan puncak dan pemetaan daerah bahaya G. Ibu, G. Gankonora dan Telaga Bano. Posisi geografi G. Ibu torle-tak pada guris Lintang Selatan 1°29' dan 127°38 Bujur Tim…