In January ash eruptions accompanied by strong detanations took place 3x, viz. on the 15th, 21.00 loc time on the 17th 06.05 loc time and on the 21st 17.55 loc time. Rumblings were often heard, sometimes lasting for several hours. Glares could be observed at night. The mechanical "Spindler & Hoyer" observatory seismograph with horizontal component recorded 30 earthquakes incl 16 felt.
During the months of January and February the activities which start ed since March 1974 still continued. A minor ash eruptions took place once. Thick bluish white ash column was discharged with moderated pressure until some 500 meters above the orator
Gempa-gempa tektonik yang terasa sejak tanggal 10 agustus 1968 terutama didaerah donggala dan juga di Minahasa serta pulau-pulau Sangir Talaud dan sekitarnya, hingga saat di buatnya karangan ini , tidak berpengaruh langsung terhadap kegiatan Gunung Awu
Gunung api Soputan termasuk gunung api giat dan merupakan gunung api magmatis yang muncul diatas daratan tinggi Tondano. Sekeliling gunungapi ini terdapat jaring penghubung darat yang menghubungkan tempat-tempat seperti Kawangkoan-Amurang-Tombatu-Ratahan-Langowan-Kawangkoan (Kemmerling, halaman 127) seperti jalan-jalan keliling gunung api itu begitu juga jalan menuju puncak dapat dengan mudah k…
Gunung Ambang yang berada di wilayah kabupaten Bolaang Mongondow yang beribu negeri Kotamobagu itu berkedudukan geografisnya menurut peta yang dibikin oleh M. Koperberg tahun 1928 adalah 0 (derajat) 44'30'' lintang utara dan 124 (derajat)24'30'' bujur timur. Gunung tersebut mempunyai ketinggian 1.689 m dari atas permukaan laut. Puncak gunungnya ditandai oleh titik triangulasi P. No. 49
Jumlah gunung api di Sulawesi adalah 18 dan menurut beberapa pendapat terbagi menjadi 10-11 tipe A, 2 tipe B dan 5-6 tipe C. Gunung api tipe A yang sudah memiliki peta daerah bahaya di sekretaris adalah 9 buah, 3 buah di antaranya memerlukan peninjauan kembali, dan dua buah lagi masih harus dilakukan (G. Ambang dan gunung api submarin ke sebelah barat Sangihe
Agung merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang berada di kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Dalam catatan sejarah kehidupan manusia, Agung tercatat pernah empat kali meletus pada tahun 1808, 1821, 1843 dan 1963 (Kusumadinata, 1979). selain itu, dokumen kuno, Candrasangkala, menyebut letusan gunungapi Agung tahun 1710-1711 (Hagerdal, 2006).
Agung merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang berada di kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Dalam catatan sejarah kehidupan manusia, agung tercatat pernah empat kali meletus pada tahun 1808, 1821, 1843, dan 1963 (kusumadinatan, 1979). Selain itu, dokumen kuno, candrasangkala, menyebutkan letusan gunungapi Agung tahun 1710-1711 (Hagerdal, 2006). Berdasarkan catatan sejarahnya, Gununga…
Gunungapi Agung terdapat di Pulau Bali termasuk dalam gunungapi tipe A, erupsi terakhir terjadi pada Februari 1963 hingga Januari 1964 mengakibatkan banyak korban jiwa. Setelah 53 tahun istirahat dari erupsi mulai tampak adanya peningkatan gempa Vulkanik Dalam (VA) terdeteksi sejak 10 Agustus 2017 yang di ikuti peningkatan jumlah gempa vulkanik Dangkal (VB) pada 24 Agustus 2017.
Gunungapi Agung merupakan salah satu gunungapi aktif di Pulau Bali dengan ketinggian 3014 meter dan bertipe strato. Berdasarkan catatan sejarah letusannya, sejak tahun 1800 hingga sekarang telah terjadi 4 kali letusan freatik dan magmatik yaitu pada tahun 1808, 1821, 1843 dan 1963 (Kusumadinata, 1979). Pola dan sebaran hasil erupsi lampau sebelum tahun 1808, 1821, 1843 dan 1963 menunjukkan tipe…