Seksi Pemetaan Topografi, Sub. Direktorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi melalui Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi dalam tahun anggaran 1996/1997 merencanakan kegiatan Pemetaan Situasi Topografi Puncak/Kawah Gunung Tambora di Pulau Sumbawa.
Maksud dan tujuan pemetaan adalah mendapatkan/membuat Peta Situasi Topografi Puncak/Kawah gunung Agung yang baru, guna mengetahui bentuk topografi dan situasi disekitar puncak/kawah sehingga dapat menunjang berbagai disiplin ilmu (khususnya dilingkungan Direktorat Vulkanologi) dalam rangka penelitian kegiatan gunung tersebut.
G. Batur adalah salah satu gunungapi aktif di Indonesia, termasuk gunungapi yang sering meletus dibandingkan dengan G. Agung, keduanya terletak di P.Bali. Berdasarkan produk erupsi 1994/1995, erupsi G. Batur bersifat esplosif (strombolian), efusif atau kombinasi esplosif dengan efusif.
Kegiatan pengumpulan bahan informasi G. Ebulobo ini dilakukan dari tanggal 24 Mei 1998 sampai dengan 5 Juni 1998. Pengadaan bahan informasi yang meliputi pengamatan dan pendataan kependudukan di dalam Daerah Bahaya (Kawasan Rawan Bencana II) dan Daerah Waspada (Kawasan Rawan Bencana I) G. Ebulobo dan sekitarnya, dengan cara melakukan pendataan/pengecekan langsung ke lapangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui "Evolusi Vulkanik G. Tambora"berdasarkan berbagai data penunjang, baik berupa "Pengamatan Geologi Langsung di Lapangan" maupun " Data Pengamatan Tidak Langsung" (interpretasi Foto Udara, Citra Landsat, dan SPOT IMAGE") serta ditunjang dengan berbagai "analisis laboratorium" (petrografi, analisis kimia, pentarikhan umur absolut dengan metoda K/Ar, Ar/Ar …
Dalam tahun Anggaran 1996 - 1997 di Seksi Bali dan Nusatenggara terdapat beberapa gunungapi yang seismografnya tidak baik, sehingga Pimpinan Proyek Penyelidikan dan Pengematan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi mengambil langkah perbaikan perangkat seismograf. Langkah ini dimaksudkan agar pemantauan kegempaan gunungapi, khususnya di Bali dan Nusatenggara dapat normal kembali. Oleh karena itu pen…
G. Iya dipantau/diamati secara menerus dari Pos Pengamatan Gunungapi, yang terdapat disebelah utara G.Iya yang berjarak lk. 5 km, tepatnya di Jalan Ikan Paus, Ende. Pengamatan dilakukan baik secara visual maupun kegempaan. Pengamatan kegempaan dilakukan dengan seperangkat seismograf, yaitu 1 buah seismometer komponen vertikal model Ranger SS-1 dan rekorder model PS-2 bersistem radio telemetri (…
G. Api Batur terletak di sekitar Kintamani, Kabupaten Bangli, Prov. Bali. Dalam rangka penelitian deformasi di Gunung Batur ini, maka telah dibuat 13 titik ukur di sekitar kawah dan tubuh gunung bagian timur dan timur laut. Pembuatan titik ukur ini dimaksudkan sebagai titik tetap baik untuk reflektor maupun instrumen dalam melakukan pengukuran EDM (Electro-optical Distance Measuement) dan Level…
Pada bulan September 1995 Staf Pengamat Gunungapi dari Wilayah Bali dan Nusatenggara melakukan pengamatan terhadap G. Rinjani khususnya G. Barujari di dalam kaldera Rinjani. Pengamatan secara visual dilakukan dari Pos PGA G. Rinjani di Sembalun Lawang, umumnya G. Rinjani tampak jelas baik pagi, siang maupun sore hari, suhu udara berkisar antara 15-25 C dengan kelembaban antara 55% - 89% sedangk…
G. Agung yang merupakan gunungapi tertinggi di Pulau Bali dipantau dari tiga tempat, yaitu sebelah baratdaya di Desa Rendang, sebelah tenggara di Batulompeh serta di baratlaut di Budakeling. Di Pos Rendang dan Budakeling, pengamatan dilakukan secara visual dan kegempaan, sedangkan di Pos Batulompeh hanya secara visual. Dari ketiga Pos tersebut dapat mengamati langsung kegiatan G.Agung , karena …