Dengan dipasangnya patok di lobang-lobang solfatara oleh pe-meriksa yang lebih dahulu yang seluruhnya berjumlah 21 buah mempermudah dan memperlancar pekerjaan kami. Karena dengan ada-nya patok tersebut kita dapat langsung mengetahui adanya peru-bahan suhu di tiap lobang dibanding dengan hasil pemeriksaan sebelumnya.
Pada tanggal 6 - 8 November 1979 dilakukan pemeriksaan dan pengukuran suhu di G. Galunggung, G.Guntur, G.Papandayan, dan G.Gede. Pemeriksaan ini dilakukan sehubungan dengan terjadinya gempabumi tektonik pada tgl 2 November 1979 yang episentrumnya terletak pada 3,85' Lintang Selatan dan 108' Bujur Timur (Pusat Meteorologi dan Geofisika).
Lokasi seismometer terbaru bertempat di sekitar Pasir Bentang, lokasi tepatnya adalah pada posisi S 07'15,6' dan E 108'04,350 (handy GPS). Sedangkan kondisi kawah G. Galunggung relatif tidak banyak perubahan, tetapi permukaan air danau kawah menunjukkan penurunan jika dibandingkan dengan kondisi tahun 1995.
G. Ciremai dengan ketinggian puncak 3078 meter di atas permukaan laut terletak pada posisi geografis 108' 24' LS dan 6' 50' BT. G. Ciremai diamati secara menerus dari Pos Pengamatan Gunungapi G. Ciremai di desa Sampora, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan.
G. Salak termasuk gunungapi tipe strato dengan ketinggian puncak 2211 m di atas pemukaan laut terletak pada posisi geografis 6' 43' LS dam 106' 44' BT. Secara administratif daerah G. Salak terletak di wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi.
Dalam rangka mencapai sasaran Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi Anggaran 1990/1991 penulis dengan SPPD No. 338/0441/3402/1990 ditugaskan untuk melakukan pengamatan seismik dan pemeriksaan Kawah Gunung Ciremai.
Gunung Ciremai adalah salah atu gunungapi aktif di Jawa Barat, yang merupakan batas antara Kabupaten Cirebon, Kuningan dan majalengka. Letusan terakhir terjadi dalam tahun 1937/1938, kegiatan letusan berlangsung 24 Juni 1937 hingga 7 Januari 1938. Pusat letusan dari kawah Sentral. Sebaran abu hasil letusan 1937/1938 ialah daerah seluas lk. 52,500 km2 (Kusumadinata 1971)