Pada tanggal 9 November 1971 diterima kawat dari Gubernur Kepala Daerah Provinsi Jawa Tengah tentang adanya peningkatan kegiatan G. Sundoro. Disamping itu diterima pula laporan lisan tentang hal yang sama dari petugas Dinas Vulkanologi yang Sedang melakukan pemetaan geologi didaerah pegunungan dieng. Kegiatan yang terlihat adalah hembusan asap setinggi lk. 300 meter diatas puncak, terjadi pada …
Penafsiran potret-udara G. Slamet dan daerah sekitarnya dilakukan dalam rangka inventrarisai gejala-gejala panasbumi disekitar G. Slamet, dan atas permintaan Sumarna Hamidi B. Sc. dalam rangka pemetaan darah bahaya yang dilakukannya. Permintaan tersebut ditulis dalam memo-dinas bertanggal 27 April 1971.
pada umumnya pengamtan seismik terhadap gunungapi-gunungapi aktif di Indonesia hanya digunakan pesawat seismograf mekanis dengan pembesaran rendah, kecuali di gunung Tangkuban Prahu dan Merapi dimana digunakan seismograf transistor dengan pembersaran yang cukup tinggi.
Data-data menarik daerah bahaya/waspada diambil dari hasil-hasil; 1. Penelitian dan pemeriksaan puncak G. Raung tahun 1955 dan 1970 2. Penyelidikan endapan lahar dan abu yang diakibatkan oleh letusan G. Raung 3. Hasil Penelitian sungai-sungai yang bersumber dibawah G.Raung 4. Keadaan daerah yang dikunjungi 5. Keterangan lain yang diperlukan
G. Lamongan adalah gunung api strato bersifat magmatis yang masih beristirahat sejak letusan terakhir yaitu tahun 1898. Jadi waktu istirahat sampai saat ini sudah 72 tahun. Letak gunungapi ini pada sumbu geantiklinal palsu jawa yang mengalami depresi
This report constitutes the results of the first stage of a geological investigation in the dieng area, Central Java. In cordance with Dr. Mufflers suggestion (Muffler, 1970, mimeogr.) and in pursuance of a letter from Mr. Bruce Kent, Chief Engineer, USAID Djakarta, dated October 27.
Penulis ditugaskan oleh Kepala Seksi Penelitian Gn. Api mengadakan pemetaan daerah bahaja G. slamet selama 18 hari.
Pertengahan bulan Oktober 1970 telah berangkat rombongan dari saksi penelitian Gn. Api Dinas Volkanologi menuju daerah wonosobo gunung Sundoro yang geografinya 109° 59'30'' B.T 7° 18' U.S.
Pada pertengahan bulan September 1971 telah berangkat regu penelitian/pemetaan Gunungapi dari seksi penelitian gunungapi menuju gunung Dieng Jawa tendah dengan memepergunakan kendaeraan dinas Landover D. 4946.
Tujuan utama pengamatan ini adalah mempelajari kegiatan seismik lokal (local seismicity) dari G. Dieng; jang dapat memberikan gambaran tentang kemungkinan letusan gunung api di daerah G. Dieng dalam waktu dekat ini