Krakatau Volcanic Complex located in Sunda Strait, Indonesia, erupted catastrophically in 1883. The eruption was preceeded by the increasing number of seismicity during the last 7 years prior to the eruption. The initial stage of the eruption was indicated by the ash outburst of Perbu- atan volcano in May and followed by another activity in the area south of Danan Volcano in July, 1883. Ashes i…
The Krakatau complex situated in the Sunda Strait, as a part of the Lampung Province (105°21'20" - 105°27'44" E. Long/6°03'0 2, Lot.), consists of four islands: Rakata, Sortung, Panjang and Anak Krakatau. The bordering sides facing each other at Nakata, Sertung and Panjong show a steep morphology which forms the enlders wall, at none places revealing faults. The chronology of the volcanic…
Krakatau catastrophic eruption in 1883 produced a large amount of pumice in the form of pyroclastic flow or fall. At present, they are on Rakata, Sertung, Panjang, and Sebesi islands. The pumice as the major constituent, often accompanied by obsidian is petrographically and chemically analysed. Most pumice was white with some pink and blackish grey; in various from ash, sand lapilli to block. M…
Dalam rangka melaksanakan rencana kerja Kegiatan lapangan dari bagian proyek pemetaan daerah bahaya Gunungapi,, Seksi Penanggulangan Bahaya, maka ditugaskan lima orang anggota yang terbagi menjadi dua tim.
Dalam rangka pelaksanaan rencana kerja kegiatan lapangan dari bagian proyek pemetaan daerah bahaya Gunungapi seksi penanggulangan bahaya maka ditugaskan tiga orang anggotanya terdiri dari Sdr. Samud Wikartadipura, Sdr.. A.D. Sumpena dan saya.
Berisikan bibilografi mengenai selat sunda dengan emphasis istimewah yang dimiliki oleh gunung Krakatau.
A 40 HP Diesel-powered fishing vessel dashed trough the Sunda Strait waves after leaving the West Banten coast village of labuan for Anak or lesser Krakatau. The little boat was bounding west. After two hours sailing the Sunda Strait current increased in streght and the wooden vessel had been dashed somewhat westward.
Pengamatan Gunung Anak Krakatau yang dilakukan secara tetap dari Pos Pengamatan di Pasauran hanya pengamatan visual. Yang diamati adalah kegiatan di Kawah berupa kegiatan solfatara dan fumarola dan letusan. Sedangkan pemeriksaan kawah dan pengamatan seismik dilakukan secara berkala.
Pada Oktober tahun 1975, S. Hamidi B.Sc ( sekarang Kepala Seksi Penanggulangan Bahaya). A.R. Sumailani dan Sadjiman ( karyawan Subdit Laboratotium G. Api) telah mengadakan penyelidikan ke Gunung Tutung ( G. Peuet Sague). Tim ini mengadakan penyelidikan dan pembuatan peta bagan situasi puncak Gunung Peuet Sague. Pengukuran topografi puncak dilaksanakan dari tanggal 23 September sd 16 November 19…
Pada September 1975 L. Djoharman B.Sc ( sekarang menjabat Kepala Seksi Pemetaan Topografi), berserta Sdr. Basit Suryadi karyawan Sub dit Pengamantan Gunungapi dan saya bulan September 1975 telah mengadakan pemeriksaan G, Seulawah Agam (Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar).