Suatu bencana alam telah terjadi di P. Siau dalam bulan februari sampai april 1974. Sebenarnya gempa bumi yang menimbulkan bencana tersebut, tetapi karena terjadi pula letusan gunung api Siau (nama setempat G. Karangetang) yang disertai dengan lelehan lava, penduduk menyangka bahwa bencana berhubungan erat dengan peletusan tersebut. Penduduk mengungsi karena gempa bumi kuat terus menerus terjad…
Gunung api Tokoko dan Batu Angus terletak pada sambungan garis lemah yang menghubungkan G. Klabat dan G.Dua Saudara. Gunung ini merupakan gunung api strato dan terletak didaerah terpencil sekitar kecamatan Bitung. Sifat dari gunung api ini jika meletus tidak ada tanda sebelumnya. Kegiatan terakhir mulai dari tahun 1801 dimana terbentuknya gunungapi parasiter Batu Angus dan bukit sumbat lava Pad…
Gunungapi Agung merupakan salah satu gunungapi aktif di Pulau Bali dengan ketinggian 3014 meter dan bertipe strato. Berdasarkan catatan sejarah letusannya, sejak tahun 1800 hingga sekarang telah terjadi 4 kali letusan freatik dan magmatik yaitu pada tahun 1808, 1821, 1843 dan 1963 (Kusumadinata, 1979). Pola dan sebaran hasil erupsi lampau sebelum tahun 1808, 1821, 1843 dan 1963 menunjukkan tipe…
Pada awal hingga pertengahan bulan september 2017, aktivitas seismik mulai menunjukkan peningkatan secara progresif dengan pola linier. Oleh karena itu, pada 14 September 2017 pukul 14.00 Wita status gunung Agung dinaikkan dari Level I (Normal) menjadi level II (Waspada) dengan zona perkiraan bahaya ditetapkan dalam radius 3 km dari puncak gunung Agung.
Secara administratif G. Rinjani termasuk ke dalam wilayah kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Gunungapi Rinjani diamati secara visual dan instrumental (4 stasiun seismik) dari pos pengamatan gunungapi (PGA) yang berlokasi di Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Gunungapi sangeangapi adalah salah satu gunungapi Tipe A yang ada di Nusa Tenggara Barat, gunungapi lainnya ialah G. Rinjani dan G. Tambora. G. Sangeangapi adalah gunungapi tipe strato kompleks yang terbentuk di dalam kaldera purba. Kaldera ini masih utuh di bagian Utara dan Timur dengan sisa di sebelah Barat, barat daya (Doro Monggo) dan sedikit di sebelah selatan menenggara (doro Mantoi), sec…
Variasi kecepatan relatif yang diperoleh dari hasil korelasi silang data seismik ambient noise di G. Batur telah dianalisis dengan menggunakan metoda Moving Windows Cross Spectrum. Variasi harian dari nilai dv/v di tiap pasangan stasiun berada pada nilai sekitar 0,25 %, yang merupakan nilai fluktuatif nilai variasi kecepatan di G. Batur pada keadaan Normal. Nilai rata-rata variasi kecepatan rel…
Variasi kecepatan relatif yang diperoleh dari hasil korelasi silang data seismik ambient noise di G. Agung telah dianalisis dengan menggunkan metoda Moving Windows Cross Spectrum. Penurunan nilai variasi kecepatan relatif terjadi pada awal Oktober 2017, atau sekitar 40 hari sebelum terjadinya erupsi G. Agung tanggal 21 November 2017. Sejak Oktober 2017 hingga periode akhir pengamatan, nilai var…
Gunungapi Agung merupakan salah satu gunungapi aktif di pulau bali dengan ketinggian 3014 meter dan bertipe strato. Berdasarkan catatan sejarah letusannya, sejak tahun 1800 hingga sekarang telah terjadi 4 kali letusan freatik dan magmatik yaitu pada tahun 1808, 1821, 1843 dan 1963 (Kusumadinata, 1979). Pola dan sebaran hasil erupsi lampau sebelum tahun 1808, 1821, 1843 dan 1963 menunjukkan tipe…
Gunung Tambora adalah bagian dari busur Sunda, tali dari kepulauan vulkanik yang membentuk rantai selatan kepulauan Indonesia. Tambora membentuk semenanjungnya sendiri di pulau Sumbawa yang disebut semenanjung Sanggar. Asal mula nama gunung Tambora menurut cerita turun temurun ada dua versi yaitu: pertama berasal dari kata Lakambore dari bahasa Bima yang berarti mau kemana, untuk menanyakan tuj…