Dalam tahun anggaran 1997/1998 Direktorat Vulkanologi Sub Dit. Pemetaan Geologi Gunungapi, Seksi Penginderaan Jauh telah melaksanakan pemetaan geologi foto gunungapi Dukono di Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, yang dilaksanakan oleh dua orang staff Seksi Penginderaan Jauh yaitu Deddy Suhadi dan Waziel Effendi. Maksud pemetaan ini adalah untuk mengetahui bentuk morfologi dan pola alir…
Meskipun dikategorikan sebagai gunungapi aktif tipe B (Kusumadinata, 1979), penyelidikan kegunungapian di G.Sibayak perlu dilakukan mengingat daerah sekitarnya merupakan kawasan wisata yang ramai dan merupakan daerah pengembangan energi panas bumi. Penyelidikan tersebut perlu dilakukan untuk mengetahui karakteristik Gunungapi Sibayak.
Pada tahun anggaran 1993/1994 Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Geologi Gunungapi telah melaksanakan pemetaan geologi G.Burni Telong yang menggunakan peta berskala 1 : 50.000. Tim pemeta terdiri dari 4 orang yaitu Deddy Suhadi, Waziel Effendi, Wawan Irawan dan M.N.Kartadinata. Waktu yang digunakan selama pemetaan ini kurang lebih 1 bulan, yang dilaksanakan pada pertengahan bulan Oktober…
Tulisan ini dimaksudkan sebagai laporan kerja lapangan daerah G. Tandikat dan sekitarnya, sebagai realisasi pelaksanaan Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi pada akhir Pelita VI tahun anggaran 1994/1995 yang dilaksanakan oleh Seksi Penginderaan Jauh, Sub. Dit Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi
Pada Pelita V. tahun anggaran 1990 - 1991, proyek pengamatan / pengawasan dan pemetaan geologi gunungapi., telah merampungkan/ memetakan geologi daerah gunungapi Sorik Marapi Padang Sidempuan secara tematik dengan menggunakan peta berskala 1:40.000
Berdasarkan peta topografi tahun 1907/1910 Gunung Dempo merupakan gunung tertinggi di Sumatra Selatan, dengan ketinggian 3159 m di atas muka laut. Pemeriksaan ini dilakukan dari tanggal 17-2 s/d 3-3 tahun 1981 dengan dua orang petugas yang digunakan dari Subdit Pengamatan Gunungapi.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui perubahan kegiatan vulkanik dengan membandingkannya dengan hasil pemeriksaan sebelumnya. Dalam pemeriksaan ini alat - alat yang digunakan ialah termometer maksimum ukuran 400'C dan 120'C, dan peta topografi puncak/kawah G.Gede.
Berdasarkan surat perintah No. 1203/P/80, penulis melakukan pemeriksaan dan pengukuran suhu G. Tangkubanparahu.
Pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu adalah salah satu cara untuk mengetahui perubahan kegiatan gunungapi pada waktu itu.
Pemeriksaan G.Sleamet berupa pengukuran suhu dan melihat keadaan kawah untuk mengetahui kegiatan gunungapi pada waktu ini dibandingkan dengan sebelumnya. Adapun alat yang dipakai dalam pemeriksaan ini diantaranya sebuah teropong, dua buah thermometer maksimum 400'C, kompas dan peta topografi kawah G.Selamet