G. Bur Ni Telong disebut pula G. Tutong atau G. Bur Mutelong yang berarti gunung terbakar. Kegiatan G. Bur Ni telong yang tercatat dalam sejarah mulai tahun 1837. Pada saat itu The Asiatie Journal 1838 mendapat laporan dari Prince of Wales Island Gazeffe tentang letusan G. Bur Ni telong pada September 1837. Setelah itu selama kurun waktu 149 tahun terakhir telah terjadi 6 kali letusan. Menurut…
Pemeriksaan G.Kerinci yang terletak di wilayah Sumatra Ba- rat Kabupaten Sungai Penuh dilakukan dari tanggal 16 Juli s/d 4 Agustus 1984. Maksudnya adalah untuk mengetahui per- kembangan kegiatan gunungapi tersebut. Data yang dihasilkan dari pemeriksaan sekarang ini adalah untuk bahan perbandingan dengan pemeriksaan sebelumnya mau- pun yang akan datang. Dengan adanya perbandingan dari hasil peme…
Panasbumi merupakan salah satu energi alternatif, yang dapat digunakan sebagai pengganti energi konvensional. seperti minyak bumi, gas dan batubara. Penyelidikan di bidang Panasbumi akan berguna sekali dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya alam, untuk dapat digunakan semaksimal mungkin dalam memenuhi kebutuhan akan energi baik dimasa kini dan dimasa yang akan datang.
Dengan SPPD No 1116/P/84 penulis diinstruksikan untuk me- ngadakan pemeriksaan G.Kaba yang terletak di Kecamatan Curup, Propensi Bengkulu. Pemeriksaan ini dilakukan dari tang gal 16 Juli s/d 4 Agustus 1984.
G. Dieng merupakan gunungapi aktif di Jawa Tengah. Terletak di Kecamatan Batur, Kabupaten Banjar Negara. Gunungapi ini merupakan bagian dari dataran tinggi Dieng. Mempunyai banyak kawah yang umumnya merupakan danau kawah. Kegiatan gunungapi ini di sebagian kawah kadang-kadang disertai gas racun dengan kadar di bawah ambang batas, tetapi ada pula yang lebih tinggi.
G. Raung merupakan salah satu gunungapi giat tipe A di Indonesia. Secara administratif gunung ini terletak di dalam wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Sedang-kan secara geografi letaknya pada 8° 73' Lintang Sela-tan dan 114° 24' Bujur Timur
Hasil pengamatan seismik Kawah Ijen sejak April sampai dengan November 1985 mencatat kegiatan gempa vulkanik setiap bulan sangat kecil begitu pula kegiatan gempa tektoniknya.
Penulis mendapat tugas dari Pemimpin Proyek Penyelidik- an dan Pengamatan Gunungapi untuk melakukan pengamatan dan penyelidikan seismik di dataran tinggi Dieng. Daerah tersebut sebagian masuk wilayah Kabupaten Wonosobo dan sebagian lagi Kabupaten Banjarnegara. Maksud dari pada pekerjaan ini adalah untuk mendapatkan data kegiatan kawah-kawah dan perubahannya dibandingkan dengan hasil pengamatan …
Kegiatan G.Semeru terus menerus diamati dari 3 Pos Pengamatan Gunungapi Semeru, yaitu di Argosuko, G.Sawur, dan Tawonsongo. Di Pos Pengamatan Gunung Sawur dipasang pesawat pencatat gempa 3 komponen dengan sistim jaringan tripartite.
Untuk mengetahui berapa besar letusannya dan perubahan topografi disekitar kawahnya, dilakukan pemeriksaan kawah dan pengamatan visual dari dekat. Pengamatan ini dilakukan selama dua hari pada 17 dan 18 Agustus 1985, untuk itu, tiap hari dilakukan pendakian ke puncak Mahameru.