G. Tandikat merupakan gunungapi bertipe strato dan merupakan kembaran daripada G. Singgalang, terletak pada posisi geografi 0° 25' 57,30" LS dan 100° 19' 01,69" BT. Gunung ini mempunyai tinggi puncak 2438 m dari permukaan laut dan sekitar 1740 m dari dataran Kotamadya Bukittinggi. Secara administratif gunung ini termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Tanah Datar Propinsi Sumatra Barat (Gambar 1)…
Puncak G. Tangkubanparahu bagian timurlaut teramati telah mengalami penurunan, sehingga bagian punak G. Tangkubanparahu terbuka kearah tersebut. Pengamatan di lapangan, kawah - kawah G. Tangkubanparahu tersebar merupakan suatu kelurusan dengan arah barat-timur, dari Kw. Baru, Kw. Upas, Kw. Ratu, Kw. Domas, Kw. Badak, Kw. Siluman, dan Kw. Jarian.
Untuk mengantisipasi kemungkinan letusan Gunung Gede di masa yang akan datang maka perlu dilakukan pengamatan secara intensif dan berkesinambungan. Pengamatan secara intensif terhadap kegiatan vulkanik Gunungapi Gede dilakukan sejak tahun 1985. Pengamatan dilakukan baik secara visual, pemeriksaan kawah puncak, maupun kegiatan kegempaan dari Pos Pengamatan Gunungapi Gede di Ciloto.
Jumlah gempa vulkanik dangkal G.Slamet terus meningkat sejak tanggal 17 Januari hingga Maret 1991, kemudian disusul oleh peningkatan jumlah gempa permukaan.