G. Agung merupakan gunung tertinggi di P. Bali, terletak di Kabupaten Karangasem Propinsi Bali, dengan ketinggian sebelum letusan 1963 3142 m, dan setelah letusan 1963 3014 m di atas permukaan laut. Posisi geografi 8º 20,5 LS dan 115 30,5 BT (Atlas Trop. Nederl. 1938 lembar 21). Dalam pelaksanaan pekerjaannya melibatkan satu orang petugas SPPD No. 332 / 0441/3402/90. Adapun biayanya diambil da…
G. Sangeangapi yang berada di Wilayah Administratif Kecamatan Wera Timur, Kabupaten Bima, Propinsi Nusatenggara Barat. Pada posisi geografi 8° 11' LS dan 119° 3,5' BT. Gunungapi yang bertipe Strato kembar tersebut, puncak nya menjulang hingga ketinggian lk. 1949 m dml. ( Atlas Trop. Nederl ). Setelah mengalami peningkatan kegiatan/meletus pada 30 Juli 1985 hingga akhir Desember 1987 lk. 2 tah…
G. Anak Ranakah merupakan gunungapi baru yang berada di komplek pegunungan Mandosawu lk. 10 km timur kota Ruteng. Gunung ini mengadakan kegiatan/meletus pada 29 Desember 1987, yang mengagetkan penduduk di sekitarnya. Yang sebelumnya gunung tersebut tidak termasuk dalam data dasar/daftar gunungapi aktif di Indonesia. Dengan lahirnya gunungapi baru tersebut, hingga saat ini pengamatan kegiatannya…
G. Batur termasuk gunungapi tipe A di kelilingi oleh pematang kaldera diantaranya termasuk salah satu kaldera terbesar dan terindah di Dunia (van Bemelen, 1945, p. 505-506). tinggi di atas permukaan laut 1717 m, terletak di Kabupaten Bangli P. Bali. Tinggi di atas permukaan (Atlas Trop Nederl, Lembar 22 ) Dengan 8°14.30 Lintang Selatan, 115°22.30 Bujur Timur. kerja Tim rencana Sesuai dengan P…
G. Anak Ranakah yang berada di Wilayah Perwakilan Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Propinsi Nusatenggara Timur, terletak diantara perbukitan komplek Mandosawu pada posisi geografi 120° 32′ 20" BT dan 8° 37′25" LS. Sempat mengagetkan penduduk di sekitarnya, karena tidak seorangpun menduga akan muncul warga yang ke 129 gunungapi aktif di Indonesia. Yang sebelumnya di Komplek tersebut …
G. Sangeangapi adalah gunungapi aktif bertipe strato kembar, yang berada di Wilayah Administratif Kecamatan Wera Timur, Kabupaten Bima, Propinsi Nusatenggara Barat. Pada posisi geografi 8° 11 Lintang Selatan 119 3,5 Bujur Timur. Puncak gunungnya menjulang hingga ketinggian lk 1949 m dml (Atlas Trop. Nederl.). Selama lk 2 tahun 5 bulan memperlihatkan kegiatan / meletus sejak tanggal 30 Juli 198…
Dalam laporan kerja lapangan ini, Tim Pengadaan Bahan Informasi Gunungapi melakukan pengumpulan data Gunung Kerinci, terutama melakukan pengamatan dan pendataan pemukiman serta kependudukan yang tinggal di wilayah daerah bahaya (Kawasan Rawan Bencana II) dan yang tinggal di dalam daerah waspada (Kawasan Rawan Bencana I) Gunung Kerinci. Posisi Geografi Gunung Kerinci terletak pada 1º 41,5' L…
Laporan Kerja Lapangan yang dilakukan Tim ini menitik beratkan pada Dokumentasi, terutama di dalam Daerah Bahaya (Kawasan Rawan Bencana II) dan di dalam Daerah Waspada (Kawasan Rawan Bencana I) G. Kerinci. Letak, Bentuk dan Struktur G. Kerinci, berada di Propinsi Jambi, Kabupaten Kerinci dan sebagian di Propinsi Sumatera Barat, Kabupaten Solok. dengan Posisi Geografinya terletak pada 1° 41,5' …
G. Tandikat termasuk gunungapi aktif berbentuk strato dengan ketinggian puncak mencapai 2438 m di atas muka laut, sekitar 1740 m di atas dataran tinggi Padang. Posisi geografis puncaknya adalah 0°25'57.30" Lintang Selatan dan 100°19'01.69" Bujur Timur. Secara administratif tubuh G. Tandikat terletak di Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Agam, Propinsi Sumatera Barat