Pengukuran kubah lava ini bertujuan untuk mengetahui, antara lain, ialah: 1. volum pendekatan 2. tinggi puncak kubah lava dari permukaan Inut.
Dengan Surat Perintah No. 2357/9/76, tanggal 21 Juni 1976, penulis ditugaskan untuk melakukan pengukuran situasi S. Gremeng. Pengukuran itu dilakukan sepanjang 1k. 15 km dan daerah kanan kiri selebar 250 m dari sungai.
Dengan surat perintah No. 3336/5/1975 dan No. 3337/8/1975 tanggal 9 Agustus 1975, Sdr. Sobana bersama dengan penulis ditugaskan selama 14 hari, untuk melakukan pemetaan lahar sekitar Besuk Tretes pamasuk Kookan. Hal itu sehubungan dengan banjir di Besuk Tretes pada tgl 9-8-1975
Tinggi puncak lava 1974 adalah 2.845m (dari permukaan laut
Longsoran lava dan awan panas melluncur mengikuti hulu S. Batang ke arah Barat Daya. Jarak lintas awan panas mencapai kurang lebih 6,5 km dari titik longsoran. Endapanlongsoran dan ladu terdapat lembah-lembah S. Batang, S. Bebeng, sebagian meluber di sekitarnya sungai-sungai tersebut di atas.
Hasil "aanpeilingen" tg.28-8-1974 dengan instrumen TOWILD No. 149356 dari pos plawangan (lihat Gb. I).
Puncak G. Tangkubanparahu bagian timurlaut teramati telah mengalami penurunan, sehingga bagian punak G. Tangkubanparahu terbuka kearah tersebut. Pengamatan di lapangan, kawah - kawah G. Tangkubanparahu tersebar merupakan suatu kelurusan dengan arah barat-timur, dari Kw. Baru, Kw. Upas, Kw. Ratu, Kw. Domas, Kw. Badak, Kw. Siluman, dan Kw. Jarian.
Ada beberapa aspek yang dibuat dalam pembuatan dokumentasi gunungapi antara lain yang menyangkut aspek vulkanologi, sosial, dan ekonomi yang berada disekeliling tubuh gunungapi tersebut.
Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi Direktorat Vulkanologi tahun anggaran 1997 - 1998 membuat dokumentasi G. Arjuno Welirang yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan selama 15 hari kerja dengan menggunakan Pos Pengamat G. Arjuno Welirang di Desa Sukoreno Kecamatan Prigen Kabupaten Pasurua sebagai pangkalan kerja.
Rencana kerja Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi Direktorat Vulkanologi tahun anggaran 1996 - 1997 membuat dokumentasi G. Kelut, Jawa Timur dan G. Merapi di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Dokumentasi tersebut merupakan rekaman perkembangan wilayah sesudah letusan dan dokumentasi aktivitas gunungapinya.