Rencana kerja Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi Direktorat Vulkanologi tahun anggaran 1996 - 1997 membuat dokumentasi G. Kelut, Jawa Timur dan G. Merapi di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Dokumentasi tersebut merupakan rekaman perkembangan wilayah sesudah letusan dan dokumentasi aktivitas gunungapinya.
Dalam triwulan pertama tahun 1992/1993 Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi menugaskan satu tim ke G. Lamongan untuk melakukan pendataan kembali pendudukan di sekitar Daerah Bahaya dan Daerah Waspadanya. Survei dilakukan selama 20 hari dengan petugas terdiri dari 7 orang, terhitung mulai tanggal 8 sampai dengan tanggal 27 Mei 1992.
Laporan ini merupakan kumpulan informasi yang diperoleh dari kelompok kerja Seismik/Magenetik, Kantor Seksi Penyelidikan Gunung Merapi, yang telah memanfaatkan komputer baik dalam hal, pengolahan data sampai dengan penyimpanan data kegiatan G. Merapi. Penulis melakukan pengamatan sistem tersebut di Yogyakarta dari tanggal 14 Mei sampai 27 Mei 1992.
Kegiatan G. Lokon mempunyai frekuensi letusan yang termasuk sering, yaitu kejadian letusannya dapat mencapai 2 hingga 3 tahun, bahkan nyaris terjadi setiap tahun, demikian menurut catatan sejarah kegiatan G. Lokon terdahulu. G. Lokon terletak di kawasan Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, merupakan bagian dari kumpulan gunung api aktif yang berada di sepanjang jalur gunung api Sulawesi Utara da…
G. Lokon merupakan salah satu gunung api aktif yang berada di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Gunung api ini mempunyai frekuensi letusan yang sering bahkan hampir terjadi setiap tahun
G. Gamalama merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia yang terletak di darah kepulauan Maluku di sebelah barat P. Halmahera, Maluku Utara, dan di dalamnya terletak kota Kabupaten Ternate atau dikenal pula sebagai P. Ternate. P. Ternate merupakan pulau yang dibentuk oleh endapan material letusan G. Gamalama, yang terjadi selama pertumbuhan gunungapinya dalam kurun waktu geologi, sehingga…
G. Dukono merupakan salahsatu gunungapi aktif tipe A yang terdapat di Halmahera Utara dengan ketinggian puncak ± 1.087 m. Tubuh gunungapi ini menempati atau berada di wilayah kecamatan Galela dan Tobelo. Di sekitar puncak G. Dukono dijumpai beberapa pusat kegiatan vulkanik terdahulu, sebagian besar telah padam dan tidak dijumpai sisa-sisa kegiatan vulkaniknya baik berupa solfatara maupun fumar…