Stasiun stasiun pengukuran deformasi yang dibuat sebelum tahun 1991 sebagian besar terdapat di daerah maar yaitu kaki G. Lamongan di bagian barat, sehingga ditinjau dari tujuan untuk pemantauan Gunungapi Lamongan masih perlu tambahan titik ukur -m - titik ukur tetap untuk tujuan memperoleh gambaran perubahan yang ada akibat aktifitas G.Lamongan.
Pengukuran deformasi dengan metoda ungkit kering (dry tilt) di Gunung Ciremai bertujuan untuk memperoleh data dasarnya saja, karena sebelumnya belum dilakukan pengukuran dengan metoda tersebut diatas.
Gunung Awu merupakan salah satu gunung aktif yang terletak di kabupaten Sangihe - Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis berada pada 3(derajat) 40' LU dan 125(derajat) 30' BT. Di bagian puncaknya terdapat sebuah danau kawah yang berukuran kurang lebih 1550x1200 m, merupakan kawah tunggal. Bagian tebing yang tertinggi berada pada ketinggian kurang lebih 1320 m dari muka laut
Gunung Lokon (1580 m dpl) merupakan salah satu gunung api aktif yang terletak di wilayah Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis berada pada posisi 1° 21' 30" Lintang Utara dan 124° 47' 30" Bujur Timur (Gambar 1). Di sebelah utaranya terdapat sebuah gunung yang disebut Gunung Empung (1340 m dpl). Pusat kegiatan Gunung Lokon terletak pada lereng bagian utara Gunung terseb…
Pada pelita V. dalam tahun anggaran 1990/1991, Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunung api, Sub. Dit. Pemetaan Gunung api. Direktorat Vulkanologi, Bandung, telah melakukan pemetaan geologi gunung api Lokon dan sekitarnya, Kabupaten dengan menggunakan peta Minahasa. Provinsi Sulawesi Utara dasar/topografi dengan skala 1 : 50.000. Sedangkan lamanya penelitian dilakukan selama 40 hari, ya…