Pada tgl. 8 hingga 19 Noi 1967 tolah diadakan pengukuran to-pografi disekitar G.Djadi, lava dona (love 1918, sunbat sunbat stea kubah) dalam kawah G.Onlunggung. Maksudnja ialah untuk mong tahui, apakah sedjak pengukuran terachir dalan th. 1922, Jada perubahan2 disekitar doma tab. Diketahui, bahwa sadjak tahun itu tidak lagi tardjadi letusan2, kotjusli kegiatan fungrola jang meningkat dalam th. …
Sesuai dengan salah satu saraa jang tertjantun pada kesimpulsa laporan penulis: "Daerah Bahaja Sementara G. Gelunggung berdastrkaa Peta daa Pustaka" (1967), dinusin hudjaa achir tahun 1968 catara tgl. 6-11-Noventer, telah dilakukna pengukurta kenbali terhadap puatjak sunbat lava G. Djadi di G. Galunggung.
G. Papandajan merupakan salah satu dari padanja, dan karena pula mudah dapat ditjapai dari Bandung, dapat pula dilakukan pe-nindjauan2 singkat terhadapnja. Ponindjauana ini dilakukan oleh Sdr. Samud Wikartadipura (djuru ukur) dan diantar oleh Sår. Hadis III dengan Landrover merah D-2782, sedang sebagaimana biasa penulia mengikutinja terutama sebagai djuru potret
Bromo hanja melontarkan abu, lapili dan bom2 lava, berupa esplosi normal dalam kawah pusat. Lava tidak mengalir delen waktu seijarah. Kadang2 abunja merusak perkebunan disekitarnja, seperti halnja dalam tahun 1915 dan 1948
Sesuai dengan rentjana penulis, seperti diuraikan dalan karangannja jang lalu berdjudul "G. Tangkuban Perahu. Riwajat letusan dan bahaja-nja berdasarkan Peta dan Pustaka, sela ma bulan Agustus 1969, telah dilakukan penelitian dilapangan sekitar G. Tangkuban Perahu jang dewasa ini sedang menundjukkan gedjala kenaikan kegiatan magmanja.
Pada waktu kegiatan selama bulan september dan oktober 1970, gunung gede dalam keadan siap. Kegiatan gunung gede terakhir pada kegiatan
Pada waktu kegiatan selama bulan september dan oktober 1970, gunung gede dalam keadan siap. Kegiatan gunung gede terakhir pada kegiatan
Selama pelawatan penulis ke Ternate dalam permulaan tahun 1969, maka selain telah dilakukannja penidjauan terhadap G. Kie Besi di pulau Makian, G. Gamkonora di Halmaheira dan G. Gamalama telah sempat pula dikundjungi.
Dibandingkan dengan keadaan diwaktu-waktu jang lampau, kegiatan magma G. Gamkonora dipermulaan tahun 1969 tampak berkurang. Mengingat letusan besar terakhir terjadi hampir tiga abad jang lalu, diharapkan kewaspadaaan kampung-kampung Baru, Nenas, Djere, Gamsungi, Bataka.