Semula pengamatan gempa di G. Tambora memakai seismograf sistim kabel, dengan sistim ini kurang efektif karena kabel yang menghubungkan rekorder dengan seismometer sering putus, maka pada Agustus 1996 sistim kabel diganti dengan sistim radio telemetri.
Pengamatan secara visual dilakukan dari Pos Pengamatan Gunungapi G.Rinjani di Sembalun Lawang umumnya G. Rinjani tampak jelas, tetapi pada siang maupun sore hari terkadang terjadi kabut 0I - 0II. Selain itu, dilakukan juga pengamatan kegempaan menggunakan Seismograf Model PS-2 bersistem Radio Telemetri (RTS), dimana seismometer ditempatkan di lereng G. Rinjani daerah Padabalong dekat G. PLawang…
Pengamatan kegempaan G. Sangeang Api dimonitor dengan seperangkat seismograph sistem radio pancar RTS (Radio Telemetry Seismograph) Jenis MEQ-800, namun dalam beberapa bulan terakhir ini terjadi kerusakan yang dapat terjadi akibat gangguan dari luar (alam, manusia, dll) maupun dari alatnya itu sendiri (faktor usia alat hampir lk, 11 tahun). Dan memang kami dapati beberapa bagian alat yang rusak…
Sejak bulan Agustus 1994 sampai Mei 1995 seismograf di G. Anak Ranakah tidak beroperasi karena rusak. Oleh karena itu, dilakukan pemeriksaan pada bagian rekorder dulu dengan cara memasukan sinyal dari pembangkit gelombang sinus buatan, ternyata jarum pen motor tidak bergerak walaupun penguat amplifier diubah - ubah, sedangkan drum dan sistem waktu berjalan baik. Perbaikan dilakukan pada modul a…
Pada pertengahan bulan Mei 1995 Pos Pengamatan G. Egon mulai dipasang 1 (satu) perangkat seismograf kinemetriks model PS-2 bersistem telemetri dengan sebuah seismometer komponen vertikal. Lokasi seismometer ditempatkan di sebelah utara G. Egon, pada ketinggian +455 m di atas muka laut di sebelah selatan Kampung Habilagut.
Di Wilayah Bali dan Nusatenggara, tepatnya di G. Ine Rie di Wilayah Kabupaten Ngada, NTT, telah dibangun Pos Pengamatan yang terdapat di Desa Bomari, Kec. Bajawa, Kab. Ngada. Pos tersebut pada bulan Juni 1995 telah dilengkapi dengan satu komponen seismograf model PS-2 bersistem telemetri dengan sebuah sismometer komponen vertikal. Lokasi seismometer ditempatkan di sebelah timur laut G. Ine Rie,…
Dalam Anggaran tahun 1995 - 1996 di Seksi Bali dan Nusatenggara terdapat beberapa gunungapi yang seismografnya tidak berfungsi baik, sehingga Pimpinan Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi mengambil langkah perbaikan/penyempurnaan perangkat seismograf. Tujuan ini dimaksudkan agar pemantauan kegempaan gunungapi, khususnya di Bali dan Nusatenggara dapat norma…
Mengingat ada beberapa seismograf di Wilayah Bali dan Nusatenggara mengalami kerusakan, yang salah satunya adalah di G.Leroboleng, sehingga Pimpinan Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, Bandung menetapkan langkah prioritas perbaikan seismograf. Tujuan ini dimaksudkan agar pemantauan kegempaan gunungapi dapat berfungsi.
Pengamatan gempa G.Rokatenda menggunakan seismograf telemetri model PS-2. Sub sistem pemancaranny yaitu seismometer, amplifier, vco, serta radio pancar berada di G.Rokatenda Pulau Palue, Kab. Sika lokasinya di Kp. Ona (lk. 2 km dari puncak), sedangkan subsistem penerima yaitu radio penerima, diskriminator dan rekorder berada di Pos Pengamatan, Kp. Ropa, di P.Flores, Kab. Ende.