Penyuluhan bahaya lahar G.Kelut dilakukan dengan cara ceramah, juga disertai sajian rekaman video letusan gunungapi, letusan G.Galunggung th 1982/1983, dan contoh jenis - jenis bahaya akibat langsung gunungapi. Pelaksanaan penyuluhan dilakukan pada malam hari dengan harapan yang hadir selain seluruh Aparat semua kecamatan dan desa yang bersangkutan, juga tokoh masyarakat setempat.
Sehubungan dengan rencana kerja Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Geologi Gunungapi Direktorat Vulkanologi, dalam PELITA ke V Tahun ke 3, tahun anggaran 1991 - 1992 untuk melakukan pendataan kependudukan dan potensi lahar yang akan datang di G.Kelit Jawa Timur, setelah letusan pada 10 Februari 1990.
Sebagai kelanjutan pembuatan dokumentasi sebelumnya terhadap aktivitas G.Kelut, Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi telah menugaskan penulis beserta regu kerjanya untuk membuat dokumentasi berupa foto keadaan terbaru yaitu satu tahun setelah letusan.
Berdasarkan informasi geologi di sekitar puncak Gunung Raung menunjukkan bahwa pernah terjadi letusan yang cukup dahsyat, dicerminkan oleh endapan piroklastika yang menyelimuti di sekitar lereng atas.
Penyelidikan geofisika terpadu merupakan bagian dari kegiatan proyek Eksplorasi Bahan Galian Logam,Industri dan Batubara,Tolak Ukur Eksplorasi Geofisika,Tahunan anggaran 1995/1996.Daerah Citeluk dan sekitarnya telah diselidiki secara regional oleh tim Subdit Eksplorasi Mineral Logam,DSM,1994.Selain itu pada daerah tsb banyak terdapat lobang-lobang penggalian/penambangan emas yang dilakukan oleh…
Pada Pelita V. tahun anggaran 1990 - 1991, proyek pengamatan / pengawasan dan pemetaan geologi gunungapi., telah merampungkan/ memetakan geologi daerah gunungapi Sorik Marapi Padang Sidempuan secara tematik dengan menggunakan peta berskala 1:40.000
Pads pelita IV. tahun anggaran 1988/1989, Proyek telah melakukan Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, penetaan geologi gunung Kerinci secara rinci dengan menggunakan peta dasar topografi sekala 1: 50.000. Tin peneta terdiri dari tujuh orang yakni K.S.Santoso sebagai kepala tim; S. Kamal, Dadi Mulyadi, A.Nasution, R. Chaniago, O.K. Suganda dan Sutoyo sebagai anggota tin serta dibantu ol…
Pemetaan Zona Risiko Bahaya Gunung api Mahawu dan sekitarnya dilakukan pada pertengahan bulan Mei 1998 hingga pertengahan bulan Juni 1998, dalam rangka pelaksanaan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunung api, PELITA VI Tahun Anggaran 1998/1999 tahun ke 4. Pemetaan ini dilakukan oleh Seksi Pemetaan Daerah Bahaya, Sub Direktorat Pemetaan Gunung api, Direktorat Vulkanologi, dengan susunan Team p…
Daerah yang dipetakan terletak di Pulau Lombok utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Daerah ini telah diselıdıkı secara regional, disamping ada juga secara khusus, tergantung keperluannya. Dengan demikian untuk mengetahui sejarah geologi komplek tersebut secara lebih rinci, diperlukan pemisahan-pemisahan batuan dan penyelidikan struktur geologi lebih teliti, dengan akan dapat dipelajari sejar…
Dalam rangka melaksanakan rencana kerja kegiatan lapangan dari Bagian Proyek Pemetaan Daerah Bahaya Gunungapi Seksi Penanggulangan Bahaya, maka ditugaskan tiga anggotanya terdiri dari Sdr. Samud Wikartadipura dengan SPPD n 2355/P/1981, Sdr. A.D. Sumpena dengan SPPD n 2356/P/1981 dan saya dengan SPPD n 2515/P/1981. Lamanya pekerjaan tersebut selama 50 hari untuk Gunung Sibayak dan Gunung Sina…