Puncak G. Tangkubanparahu bagian timurlaut teramati telah mengalami penurunan, sehingga bagian punak G. Tangkubanparahu terbuka kearah tersebut. Pengamatan di lapangan, kawah - kawah G. Tangkubanparahu tersebar merupakan suatu kelurusan dengan arah barat-timur, dari Kw. Baru, Kw. Upas, Kw. Ratu, Kw. Domas, Kw. Badak, Kw. Siluman, dan Kw. Jarian.
Ada beberapa aspek yang dibuat dalam pembuatan dokumentasi gunungapi antara lain yang menyangkut aspek vulkanologi, sosial, dan ekonomi yang berada disekeliling tubuh gunungapi tersebut.
Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi Direktorat Vulkanologi tahun anggaran 1997 - 1998 membuat dokumentasi G. Arjuno Welirang yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan selama 15 hari kerja dengan menggunakan Pos Pengamat G. Arjuno Welirang di Desa Sukoreno Kecamatan Prigen Kabupaten Pasurua sebagai pangkalan kerja.
Rencana kerja Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi Direktorat Vulkanologi tahun anggaran 1996 - 1997 membuat dokumentasi G. Kelut, Jawa Timur dan G. Merapi di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Dokumentasi tersebut merupakan rekaman perkembangan wilayah sesudah letusan dan dokumentasi aktivitas gunungapinya.
Materi yang diberikan pada kegiatan penyuluhan diantaranya berupa foto copy Buletin Khusus Edisi Direktorat Vulkanologi No.105 tentang ilmu kegunungapian, serta paparan tentang bahaya G.Semeru, dengan menggunakan transparant OHP, Slide serta pemutaran Film 16mm letusan G.Galunggung Th. 1982.