Pada tgl. 21 April 1984, penulis ditugaskan ke Pasauran untuk ber gabung dengan Sdr. Sikin dan Hery Supriyatno di Pos Pengamatan G. Krata- tau untuk melakukan pengamatan dan penelitian seismik gunungapi dan pe- ngamatan visual dari Pos tersebut. Mengenai hal yang disebut pertama di- tekankan pada pengumpulan data dari hasil pengamatan sebelumnya dan pada waktu itu. Karena pengamatan memang tela…
Pengamatan seismik di G. Anak Krakatau digunakan sistem pancar. Seismometer dan pemancar di pulau gunungapi itu mengirim- kan data ke pantai P. Jawa, ke Pos Pengamatan Gunungapi G. Anak Krakatau di Pasauran. Sistem tersebut digunakan mulai Agustus 1983. Tepat 100 tahun setelah letusan ka tastrofik yang sangat terkenal itu.
Penulis ditugaskan ke G. Dieng oleh Pemimpin Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, dengan SPPD No. 1028/P/1984 melakukan pengamatan seismik kegiata gunungapi G. DIeng.
Berdasarkan surat perintah dari Pemimpin Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi dengan SPPD No.111/P/86, penulis ditugaskan ke Kawah Ijen untuk mengadakan Pengamatan dan penyelidikan seismik gunungapi tersebut.Maksud dan tujuannya adalah untuk mengetahui kemungkinan adanya perubahan kegiatan Kawah Ijen. Disamping itu juga penulis melakukan pengukuran suhu air danau kawah, mataair panas da…
Kami ditugaskan ke G.Dieng dalam rangka pengamatan visual kegiatan G. DIeng, dengan SPPD No.1028/P/84. Tugas dilaksanakan sejak 10 Juli s/d Agustus 1984. Selama tugas telah kami kumpulkan data pengukuran suhu dan pengamatan visual sejak bulan Juni s/d Agustus 1984. Pengumpulan data yang sinambung sangat diperlukan, karena dapat untuk mengetahui tingkat kegiatan suatu gunungapi.
Penulis ditugaskan oleh Proyek Penyelidikan Pengamatan gunungapi Direktorat Vulkanologi untuk mengadakan pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu solfatara kawah Ekoma G. Tangkuban Parahu dengan SPPD. No.1505/P/84
Pengamatan visual sering terganggu cuaca, Pos dan sekitarnya terutama puncak G.Slamet sering tertutup kabut. Sedangkan pengamatan seismik dilakukan selama Desember 1985 sampai Maret 1986 kegiatan gempa G. Slamet sangat sedikit, yaitu Desember 1985 1x gempa Vulkanik type B, Januari, Februari, dan Maret nihil.
Tujuannya adalah untuk mengetahui tingkat kegiatan G. Kelut dalam masa pemeriksaan dibandingkan dengan tahun yang lalu.
Penulis bersama petugas lain ditugaskan ke Kw. Ijen oleh Pemimpin Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi untuk melakukan pemeriksaan kawah dan suhu seluruh solfatara di Kw. Ijen. Tugas ini adalah untuk mengumpulkan data yang tampak di kawah dan suhu yang sangat diperlukan, sebagai sa-lah satu gejala untuk menentukan tingkat suatu kegiatan gunungapi.
Pengamatan visual di G.Dieng dilaksanakan sejak 10 Juli s/d Agustus 1984. Selama tugas dikumpulkan data pengukuran suhu dan pengamatan visual sejak bulan Juni s/d Agustus 1984. Pengumpulan data yang sinambung sangat diperlukan, karena dapat untuk mengetahui tingkat kegiatan suatu gunung api.