Gunungapi Talang (+2597 m) merupakan gunungapi strato yang mempunyai dua puncak yaitu puncak Talang Jantan di sebelah timur dan Talang Batina di sebelah barat. Kegiatan vulkanik saat ini berpusat di talang jantan. Kegiatan vulkaniknya sepert hembusan solfatara dan fumarola, terjadi pada sebuah lembah panjang berarah barat-timur sepanjang lk. 300 m dan lebarnya 3-90 m. Pada lembah ini pula serin…
G. Dempo merupakan salah satu gunungapi aktif di Sumatera Selatan. Kegiatan letusan G. Dempo tercatat sedikitanya 19 kali sejak tahun 1818. Umumnya letusan G. Dempo dicirikan dengan letusan freatik di Kawah G. Marapi. Material letusan berupa abu dan kadang-kadang lumpur. Dampak letusan terbatas di sekitar puncak yaitu berupa kerusaka hutan. Tidak ada catatan mengenai korban manusia akibat kegia…
Selama tahun 2008 Gunungapi Soputan mengalami erupsi dua kali yaitu pada 6 Juni dan 6 Oktober. Kegiatan pada 6 Juni 2008 dicirikan dengan erupsi esplosif yang menghasilkan awan panas dan abu. Sedangkan pada kegiatan 6 Oktober 2008 dicirikan dengan guguran-guguran lava dan erupsi abu. Distribusi awan panas dan luruhan (surge) masih tercakup dalam Kawasan Rawan Bencana III dengan jangkauan bom vu…
Komplek Lokon terdiri dari dua puncak, yaitu G. Lokon dan G. Empung. Puncak tertinggi terdapat di G. Lokon yaitu 1580 m di atas permukaan laut. Di ouncak G. Lokon terdapat triangulasi P112, sedangkan puncak G. Empung berketinggian 1340 di atas permukaan laut. Pada punggungan (sadel) antara G. Lokon dan G. Empung terdapat kawah Tompaluan (1210 m di atas permukaan laut) yang merupakan kawah aktif…
Sejak tanggal 11 Agustus 2007 status kegiatan G. Karangetang dinaikkan dari Waspada (level II) menjadi Siaga (level III), kemudian pada tanggal 18 Agustus 2007 statusnya dinaikkan lagi menjadi Awas. Untuk mengevaluasi kegiatan G. Karangetang tersebut makan Pusat Vulkanologi menugaskan satu tim tanggap darurat ke G. Karangetang. G. Karangetang merupakan gunungapi paling aktif saat ini khususnya …
Wilayah kepulauan Indonesia merupakan daerah lawan bencana alam termasuk bencana letusan gunungapi. Berdasarkan statistik dalam tahun 1900-1999 di Indonesia terjadi 224 kejadian bencana alam yang diantaranya 15% ditimbulkan oleh letusan gunungapi. Dalam kejadian tersebut 18.000 jiwa atau 31% dari 59.743 jiwa akibat bencana alam. Hampir setiap tahun tercatat sedikitnya satu gunungapi di Indonesi…
Dalam bulan Agustus 2007, kegiatan letusan G. Karangetang meningkat yang dicirikan dengan semburan material pijar, letusan abu, leleran lava, guguran-guguran lava serta terjadinya awan panas guguran. Salah satu metoda pengamatan yang dipakai untuk mengamati kegiatan G. Karangetang yaitu dengan deformasi memakai EDM. Dari hasil pengukuran EDM periode Juni 2007 dan Agustus 2007 diperoleh perkiraa…
G. Ruang merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia. Gunungapi yang berada di Laut Sulawesi tersebut mempunyai tipe strato dan merupakan salah satu dari Gugusan Sangihe. Kegiatanterakhir G. Ruang berupa letusan magmatik pada tanggal 25 September 2002 yang menghasilkan abu letusan yang menutupi seluruh P. Ruang serta aliran awan panas yang melanda sebagian wilayah selatan dan tenggara. Ak…
Kegiatan prospeksi lanjut ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan prospeksi sebelumnya pada tahun 2015 dimana hasil pemercontoan geokimia endapan sungai aktif dan batuan di daerah Bangik dan sekitarnya, Kecamatan Boyan Tanjung Kabupaten Kapuas Hulu menunjukkan adanya anomali emas. Metodologi yang digunakan meliputi pengamatan geologi, pemercontoan batuan dan tanah horizon B dengan sistem ri…