Dalam Agustus 1979 Peta Daerah Bahaya 0. Kelut (Reksowirogo, 1969) di- tinjau kembali sorta dilengkapi, Seperti lazim dilakukan, pekerjaan didasarken atas morfologi, topografi dan rivaynt letusan serta keru- sakan gunungapi tersobut sobagaimana teroatat dalam sejarah. Perubah- an keadaan lapangan disebabkan hasil pekerjaan 'Proyek Pengendalian Bahan-bahan Vulkanik' (Volcanio Debria Control Proj…
Laporan meliputi hasil pemeriksaan kegiatan Gunung Merapi mulai dari penyebaran abu dan awan pijar , perhitungan kubah lava G. Merapi, serta banjir lahar pada jalur K. Bebeng, K. Krasak, K. Putih
Laporan ini disusun berdasarkan hasil peninjauan singkat di Kawah Putih Gunung Patuha, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Ban- dung. Peninjauan ini berdasarkan Surat Perjalanan Dinas No.26, 27 dan 28/SP/DUP/Kv/78 tanggal 10 Agustus 1978, sehubungan de ngan masalah pencemaran sungai Ciwidey di Kecamatan Ciwidey yang terjedi pada tanggal 4 April 1978.
Tujuan pembuatan laporan ini adalah memeriksa kemungkinan perubahan sekitar gunung-gunung tersebut akibat gempa bumi yang telah terjadi
endapan lahar didalam sungai merupakan gundukan-gundukan pulau berbentuk teras-teras terdiri dari pasir, kerikil dan bongkah-bongkah besar. Endapan tersebut diperkirakan masih mudah dibawa air.
Dari hasil pengukuran peda tahun 1967 tersebut dapat dilihat bah- wa memang nampak gejala perubahan medan magnet yang berhubungan dengan perubahan-perubahan kegiatan G. Merapi (SOEDJADI SASTROSOEGITO, 1968, h. 10). Dalam pencukuran yang aken datang dilakukan tiap-tiap bulan selama 10 hari.
Maksud dari pekerjaan ini ialah untuk mengadakan pemetaan daerah bahaya G.Slamet sesuai dengan repelita. Karena biaya untuk triwulan III TAHUN PELITA ii tidak mencukupi, pemetaan peretama hanya dilakukan selama dua minggu yang dimulai pertengahan bulan maret, dikerjakan oleh saudara ATO DJUHARA dengan menggunakan kendaraan dinas D 2752.
Penelitian Geomagnet di G. Merapi, Jawa Tengah, telah dimulai sejak tahun 1967 yang merupakan kerja sama antara Dinas Vulkanologi dengan seksi - seksi Esplorasi dan penelitian geofisika.
Penyuluhan bahaya G.Guntur di Kabupaten Garut, dilaksanakan pada tanggal 12 September 1994 bertempat di Pendopo Pembantu Wilayah II Tarogong, Kabupaten Daerah Tingkat II Garut, Provinsi Jawa Barat.
Dalam tahun anggaran 1988/1989, Tim Pemetaan Daerah Bahaya, Seksi Penanggulangan Bahaya Gunungapi, Subdit. Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi telah melakukan pemetaan daerah bahaya G. Merbabu selama 30 (tiga puluh)hari terhitung mulai tanggal 27 Agustus 1988 sampai dengan 27 September 1988.