G. Dukono merupakan salahsatu gunungapi aktif tipe A yang terdapat di Halmahera Utara dengan ketinggian puncak ± 1.087 m. Tubuh gunungapi ini menempati atau berada di wilayah kecamatan Galela dan Tobelo. Di sekitar puncak G. Dukono dijumpai beberapa pusat kegiatan vulkanik terdahulu, sebagian besar telah padam dan tidak dijumpai sisa-sisa kegiatan vulkaniknya baik berupa solfatara maupun fumar…
G. Gamalama merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia yang terletak di darah kepulauan Maluku di sebelah barat P. Halmahera, Maluku Utara, dan di dalamnya terletak kota Kabupaten Ternate atau dikenal pula sebagai P. Ternate. P. Ternate merupakan pulau yang dibentuk oleh endapan material letusan G. Gamalama, yang terjadi selama pertumbuhan gunungapinya dalam kurun waktu geologi, sehingga…
Dalam triwulan I anggaran pembangunan Proyek Pengama-tan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi 1993/1994 Regu Informasi dan Penyuluhan gunungapi diberangkatkan ke G.Kaba selama 15 hari terhitung dari tanggal 1 Mei 1993 sampai dengan 15 Mei 1993, sebanyak 6 orang bertujuan untuk mengumpulkan data sebagai bahan informasi. Sehubungan dengan G. Kaba tergolong masih aktif, maka dalam usaha penanggula…
Penyuluhan Vulkanologi dengan topik G. Marapi di Sumatera Barat, dilaksanakan pada 13 Juli 1993 hingga 11 Agustus 1993, Sasaran penyuluhan tersebut adalah Aparat Pemerintah yang tergabung dalam SATLAK PB, penduduk yang bermukim di sekitar G. Marapı, meliputi wilayah Kabupaten Agam, Tanah Datar, Kodya Bukittinggi dan Padang Panjang. Penyuluhan dihadiri juga oleh Pemuka masyarakat, Pemuka adat s…
Kegiatan penyuluhan Gunungapi di daerah sekitar G. Raung Jawa Timur dilaksanakan pada tanggal 14 - 24 Mei 1999 sesuai dengan permintaan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Tingkat II Banyuwangi, Jawa Timur.
Penyuluhan ini dilakukan agar penduduk yang bermukim dan bermata pencaharian di sekitar G. Galunggung dapat memilih tempat bermukim di daerah yang relatif aman dan menghindari daerah rawan bahaya sesuai dengan hasil Peta Daerah Bahaya yang sudah publish.
Inventarisasi potensi wisata G. Papandayan dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi tentang objek wisata yang terjadi karena proses vulkanisme dan sudah dikenal, disamping itu objek wisata yang belum dikenal namun mempunyai potensi untuk dikembangkan.
Penyuluhan vulkanologi di G.Ciremai dilakukan dalam dua tahap atau tingkat, yaitu : (1) Ke 1 - Penyuluhan yang sifatnya sebagai informasi bagi para aparat pemerintah di tingkat Kabupaten, termasuk Muspida dan DPRD. (2) Ke 2 - Bimbingan atau penyuluhan bagi penduduk dan tokoh masyarakat setempat di wilayah yang diduga kuat merupakan kawasan yang sangat rawan bahaya, yaitu di Kawedanaan Cilimus.
Pelaksanaan bimbingan atau penyuluhan gunungapi kw. ijen dilaksanakan di Kecamatan Perwakilan Sempol, Kabupaten Bondowoso. Maksud dan tujuan penyuluhan ini ialah memberikan pengertian serta pemahaman tentang bahaya letusan gunungapi, terutama kw. ijen dan sekaligus juga memberikan penjelasan tentang penyebarluasan informasi kegiatan kw. ijen kepada Pemerintah Daerah, pemuka adat, tokoh masyara…
Gunungapi Ijen adalah gunungapi raksasa (Pra Kaldera), bertipe strato dengan ketinggian l.k. 3.500 m dari muka air laut, yang dinamakan Ijen Tua, pembentukan kaldera Ijen terjadi kira - kira pada 50.000 tahun yang lalu, dengan rempah vulkanik sebanyak 80 km3 tersebar di sekelilingnya berupa endapan awan panas, batuan piroklastika jatuhan serta aliran.