Adapun maksud pemeriksaan jang diadakan ialah pemeriksaan volkanologi, mengingat telah beberapa tahun tidak diadakan peməriksaan terhadap kegiatan gunung tersebut ini. Djadi untuk mengetahui perkembangan kegiatannja dan berkenaan dengan adanja pemeriksaan lain2 gunungapi didaerah Flores, maka sesuai dengan rentjana, dalam bulan Oktober 1960 pemeriksaan dapat dilakukan walaupun dalam waktu jang…
Gunung Inie Irie adalah gunungapi tertinggi di Flores, disini dipenuhinya peranan yang sama seperti "G. Semeru" di Jawa, yang sangat dimiripinya pula, meskipun sejauh diketahui kurang giat.
Kawah Tambora adalah sebuah kawah jang terhitung besar dan solfatarennja masih "giat". Sekeliling tepi kawah banjak terdapat belahan2 tanah terdiri dari batu2 besar jang ada kemungkinan akan gugur kedalam kawah djika ada gempa atau lain2 getaran tanah jang hebat.
Di sebelah selatan ada air terjun 1 ada suatu tempat yang agak baik untuk mengadakan penyelidikan jalannya air. Pendapat sebagai tersebut dibawah kurang lebih 50 meter dari tempat tembusan air. Suatu tempat yang mempunyai lebar muka air 100 cm, lebar bd.air kurang lebih 80 cm. dan dalam airnya kurang lebih 30 cm. Jalannya air 1 menit +400 cm. Di Kokok Putih ditebing G. Sangkareang ada terdiri b…
Ile Boleng tinggi 1659 M dalam daftar gunung2 berapi dari Indonesia No. 106, termasuk gunung berapi type A jang berarti bahwa dalam zaman historis pernah mengadakan erupsi effusip dan ber-dasarkan susunannja adalah sebuah gunung berapi berlapis-lapis (Strato-vulkaan). Menurut perbandingan, bagian2 aliran lavanja lebih banjak dari bagian2 lapisan bahan2 efflatanja jang merupakan brekei vulkanis …
Ili Boleng adalah gunung jang ternchir dalam kewa-djiban kami (Surjo, Amdijad dan Amat Suganda), untuk meme-riksa gunung2 dikepulauan Solor dan Alor. Disebabkan bousole jang kami bawa rusak, maka dari kawah hanja dapat dibunt sebuah pasmeting. Hal ini sangat sajang berhubung hingga kini belum Ingi ada peta dari kawah. Puln waktunja jang sangat sempit itu, tidak menung-kinkan untuk mengadakan pe…
Letusan Gunungapi Lereboleng yang diketahui dari sejarah terjadi pada tahun 1873 di kawah XXIV, tahun 1876 di Kawah XXVI, dan tahun 1881 di Kawah XXVI. Produk letusan berupa abu dan lemparan batu. Sejak tahun 1881 sampai sekarang (2006) G. Lereboleng belum pernah meletus lagi. Artinya gunungapi ini telah beristirahat sangat lama. Selama itu pula tingkat aktivitasnya berada pada aktif normal. Na…
Berhubung disiarkan berita melalui Radio Republik Indonesia Djakarta pada tgl. 7 Pebruari 1969 dan beberapa harian di Djakarta bahwa G. Ija meletus lagi pada tgl. 4 Pebruari 1969, maka penulis bersama Sdr. Nasum ditugaskan oleh Kepala Dinas Volkanologi atas hama Direktur Geologi ke G. Ija di Endeh (Flores), atas permin-taan Dirdjen Bentjana Alam dan Dana Bantuan Sosial. Penugasan ini dimaksudka…
Letusan G. RInjani sejak tahun 1847 hingga 2008, tercatat telah berlangsung 11 kali. Material letusan umumnya menghasilkan lava dan jatuhan piroklastik. Masa istirahat sejak letusan 1847 hingga 2008 adalah berkisar antara 3 hingga 37 tahun, hal ini menunjukkan bahwa G. RInjani termasuk gunungapi yang giat. Kegiatan vulkanik yang tercatat baik berupa letusan maupun peningkatan kegiatan solfatara…