Letusan Gunungapi Lereboleng yang diketahui dari sejarah terjadi pada tahun 1873 di kawah XXIV, tahun 1876 di Kawah XXVI, dan tahun 1881 di Kawah XXVI. Produk letusan berupa abu dan lemparan batu. Sejak tahun 1881 sampai sekarang (2006) G. Lereboleng belum pernah meletus lagi. Artinya gunungapi ini telah beristirahat sangat lama. Selama itu pula tingkat aktivitasnya berada pada aktif normal. Na…
Gunungapi Dempo menjulang di antara Bukit Barisan dan Pegunungan Gumai. Gunungapi ini memiliki Puncak Dempo pada ketinggian 3049 mdpl Puncak (cone) Merapi pada ketinggian 3173 mdpl. Di bagian Puncak Merapi terdapat danau kawah yang merupakan pusat aktivitas vulkanik G. Dempo saat ini. Letusan G. Dempo mulai tercatat sejak tahun 1818. Bentuk letusan atau peningkatan aktovitas umumna berupa lempa…
Gunungapi Sirung merupakan gunungapi aktif yang terletak di bagian selatan P. Pantar, di bagian timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Gunungapi ini bertipe strato dengan kaldera berdanau. Sejak tahun 1852 sampai 2004 sudah terjadi sepuluh kali erupsi. Karakter dari setiap erupsinya adalah freatik yang menghasilkan abu, lumpur, dan batu (bom-bom vulkanik). Dari tahun 2004 hinggaApril 2011m G. Siru…
Gunungapi Sorik Marapi merupakan gunungapi aktif tipe A dengan ketinggian puncak 2145 meter di atas permukaan laut. Letusannya bersifat freatik dengan masa istirahat antara 1-40 tahun. Pada gunungapi ini banyak terdapat manifestasi aktivitas berupa solfatara/fumarola, mud pool, air danau kawah, dan mata air panas. Manifestasi itu tersebar di bagian puncak dan tubuh/lereng timur dan timur laut G…
Gunungapi Sirung merupakan gunungapi aktif yang terletak di bagian selatan pulau Pantar, di bagian timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Gunungapi ini bertipe strato dengan kaldera berdanau. Dari sejarah aktivitasnya, sifat dari tiap erupsi G. Sirung hampir sama yaitu berupa erupsi erupsi freatik yang menghasilkan abu, lumpur dan batu (bom-bom vulkanik).
Dalam catatan sejarah, erupsi pertama G. Ile Werung diketahui pada tahun 1870 dan terakhir pada tahun 2013. Dalam interval 1870 sampai dengan 1951, erupsi-erupsi terjadi pada tahun 1870, 1910, 1948, 1949, 1950,1951 dan 1952 dengan pusat erupsinya di kawah Ille Adowajo dan kawah Ile Werung. Kemudian dalam interval 1973 sampai 2013 erupsi-erupsi terjadi pada tahun 1973, 1974, 1976, 1983, 1993, 19…
Gunungapi Ili Lewotolok merupakan gunungapi tipe strato yang aktivitasnya tercatat sejak tahun 1660 dimana letusan terakhir tercatat terjadi pada tahun 1920 (van Padang, 1951) dan letusan yang dianggap merusak daerah sekitarnya adalah letusan yang terjadi di kawah pusat pada bulan Oktober 1851 (van Padang, 1951). Setelah letusan tersebut muncul kawah baru (K2) dan tembusan-tembusan solfatara di…
Gunung Ile boleng merupakan gunungapi aktif tipe A yang terletak di bagian tenggara pulau Adonara, Kabupaten flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dari data visual dan kegempaan, tingkat aktivitas G. Ile Boleng saat ini berada pada level I (Normal). Berdasarkan sejarah aktivitas vulkaniknya, dari tahun 1885 hingga 1987 G. Ile Boleng telah mengalami erupsi sebanyak 14 kali.
Gunungapi mempunyai tingkat aktivitas yang berbeda-beda, dan memiliki jarak antar erupsi dan kekuatan/intensitas erupsi yang berbeda-beda pula. Tingkat potensi ancaman/bahayanya juga berbeda-beda, tergantung pada kekuatan erupsi, jumlah penduduk, dan jarak permukiman terhadap pusat aktivitas gunungapi. Oleh karenanya perlu klasifikasi prioritas pemantauan pada masing-masing gunungapi.
Gunungapi Rokatenda (875 mdpl) merupakan salah satu gunungapi aktif tipe-A di Indonesia. Gunungapi ini terdapat di Pulau Palue, Flores, tumbuh di antara tectonic setting Flores Thrust dan Weber Thrust. Sejarah erupsi G. Rokantenda bersifat efusif dan eksplosif yang menghasilkan abu, aliran lava, dan aliran awan panas/pirokalsti. Lontaran material seperti abu, pasir, lapili dan bom-bom vulkani, …