Bromo hanja melontarkan abu, lapili dan bom2 lava, berupa esplosi normal dalam kawah pusat. Lava tidak mengalir delen waktu seijarah. Kadang2 abunja merusak perkebunan disekitarnja, seperti halnja dalam tahun 1915 dan 1948
Sesuai dengan rentjana penulis, seperti diuraikan dalan karangannja jang lalu berdjudul "G. Tangkuban Perahu. Riwajat letusan dan bahaja-nja berdasarkan Peta dan Pustaka, sela ma bulan Agustus 1969, telah dilakukan penelitian dilapangan sekitar G. Tangkuban Perahu jang dewasa ini sedang menundjukkan gedjala kenaikan kegiatan magmanja.
Penulis mengatakan dataran tinggi Idjen ini suatu halaman dari buku Ilmu Vulkanologi jang hidup, sebab hampir segala bentuk volkan seperti kerutjut2 runtjing , terpantjung ataupun jang telah runtuh, berbagai matjam kawah jang masih bekerdja ataupun yang telah padam, pinggir2 kawah jang mendjulang tinggi dengan dasar kawahnja jang datar dan titik2 erupsi sekunder jang baru, aliran lava. abu, ali…
Pada tgl 11 Mei 1959 jam 12.50, penulis menerima telpon dari kantor kabupaten Tasikmalaya, yang memberitahukan, bahwa dari gn. Warirang (kompleks gn. Galunggung) terdengar suara gemuruh pada malah hari tgl 10 Mei 1959, mulai jam 22.00 antara 2 jam satu kali lamanya 5 detik. Laporan ini berasal dari kecamatan Tjisajong.
Pada saat melakukan ekspedisi di G.Galunggung, penulis memeriksa sendiri dua buah blowhole yang terletak ditepi sumbat lava 1918 sebelah Barat Laut. Bentuk kedua blowhole adalah lonjong, luasnya masing - masing kurang lebih 50 m2 dan kurang lebih 10 m2 dengan suhunya 25 C' dan 28', yang dapat dilihat di dalam foto, adalah yang terbesar.
Berhubung adanya laporan dari kantor kabupaten Tasikmalaya, yang memberitahukan bahwa pada tgl 10-11-1959 jam 22.00 telah terdengar suara gemuruh dari G.Galunggung, maka dua orang pengamat, ialah sdr. Elon dan O.Rukman ditugaskan oleh sdr. Kepala Urusan Vulkanologi untuk mengadakan pengawasan terhadap gunung tsb, dari suatu tempat didaerah Tasikmalaya, untuk waktu selama dua minggu lamanya.
Pada waktu kegiatan selama bulan september dan oktober 1970, gunung gede dalam keadan siap. Kegiatan gunung gede terakhir pada kegiatan
Pada waktu kegiatan selama bulan september dan oktober 1970, gunung gede dalam keadan siap. Kegiatan gunung gede terakhir pada kegiatan
Selama pelawatan penulis ke Ternate dalam permulaan tahun 1969, maka selain telah dilakukannja penidjauan terhadap G. Kie Besi di pulau Makian, G. Gamkonora di Halmaheira dan G. Gamalama telah sempat pula dikundjungi.