Panduan Praktis Penyelidikan Mineral Mineral sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia, kebutuhannya semakin meningkat dan beragam terlebih karena juga diperlukan oleh hampir semua jenis industri. Sumber daya mineralk tercatat dapat ditemukan pada sebagian besar wilayah di Indonesia, namun peluang untuk mendapatkan temuan baru juga masih terrbuka lebar. Buku ini disusun untuk menjembatani peme…
Buku panduan penyelidikan ini disusun sebagai salah satu panduan teknis dalam penyelidikan yang disusun dengan sistematika penyajian berupa pedoman penyelidikan dari tahapan awal sampai dengan estimasi sumber daya dan cadangan, Buku ini juga membahas peraturan perundang-undangan yang terkait. Batubara sebagai salah satu komoditas yang memiliki potensi sumber data besar, masih memiliki peluang t…
Tujuan penyelidikan ini yaitu menghasilkan Peta Kawasan Rawan Bencana G. Bobo yang diharapkan dapat diterapkan untuk mengantisipasi bahaya yang mungkin terjadi disekitar gunungapi akibat letusannya dan merupakan rekomendasi bagi Investor/Instansi pemerintah lainnya dalam rangka menyusun rencana pembangunan secara umum dan rencana detail tata ruang daerah disekitar Gunungapi Bobo, Kab. Ngada di …
Salah satu realisasi dari tugas Proyek Mitigasi Bencana Geologi yang dilaksanakan oleh Direktorat Vulkanologi pada tahun Anggaran 1999/2000, adalah mengadakan evaluasi tentang mitigasi kegiatan G. Batur selama tahun 1999, yang terletak di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali.
Manifestasi di lapangan aktifitas vulkanik G.Sirung saat sekarang berupa kegiatan solfatara di dalam kawah - kawahnya, dibandingkan dengan data penelitian terdahulu tidak mengalami perubahan. Dari data visual seperti tinggi asap dan data hasil pengukuran suhu solfatara antara 1994 -1999, peningkatan aktifitas solfatara/kawah telah terjadi pada Oktober 1995, Juni dan Agustus 1997. Sedangkan dari…
Maksud kegiatan ini sebagai realisasi dari Proyek Pengembangan Pertambangan dan Energi NTB dan NTT sesuai dengan tugas dan fungsi kanwil, untuk itu maka perlu dilakukan pemantauan/pengawasan untuk mengetahui antara lain sejauh mana penerapan daerah bahaya gunungapi (kawasan rawan bencana gunungapi), kaitannya dengan pengembangan lingkungan pembangunan di sekitar gunungapi.