G.Karangetang di P. Siau Kabupaten Sangihe dan Talaud yang selamanya dikenal aktif hingga kini masih tetap menunjukkan gejala peningkatan. Setelah gempa-gempa yang sangat banyak pada bulan Juni dan Juli 1981 baik terasa dan terlebih yang terekam oleh seismograp, keadaan menjadi agak tenang kembali. Tingkat kegiatan gunung pada waktu itu umumnya berupa hembusan asap putih tipis sampai tebal dan …
G. Awu adalah gunung api aktif (tipe yang terletak paling utara dari kumpulan Minahasa dan Sangihe berada pada posisi geografis 3°40' LU dan 125° 30' BT. Gunung api dengan danau kawah ini telah istirahat (masa aktif normal) selama lk. 15 tahun. Letusannya yang terakhir terjadi pada 12 Agustus 1966. Pada Mei 1984 dilakukan pengamatan seismik dan diharapkan memperoleh petunjuk tentang aktifitas…
Gunung Ruang di Pulau Ruang, Kecamatan Tagulandang mempunyai ketinggian k.l. 714 meter dari permukaan laut adalah salah satu gunung api yang digolongkan aktif sehingga dipandang perlu apabila dilakukan pemeriksaan/pengukuran suhu secara rutin. Maksud dan tujuan pemeriksaan kawah gunung Ruang adalah untuk mengetahui tingkat kegiatannya dan untuk menambah dan melengkapi data-data yang ada pada D…
Gunung Colo terletak di pulau Una-Una, Wilayah Kecamatan Una-Una Kabupaten Poso Propinsi Sulawesi Tengah. Pulau ini terletak di teluk Tomini. Pada saat ini pencapaian ke pulau Una-Una bisa dari dua arah. Yakni dari Palu - Poso - Ampana - Wakai, dan juga dari Menado - Gorontalo - Wakai. Perjalanan dari Palu - Pose selama 7 jam dengan kendaraan Colt, sedangkan dari Poso Wakai lk 15 jam dengan kap…
Gunung Awu dengan ketinggian 1320 m dari permukaan laut adalah gunungapi tipe strato dengan danau kawah, terletak di Pulau Sangir Besar, Propensi Sulawesi Utara, Kabupaten Sangihe - Talaud. Posisi geografi 3°40' Lintang Utara, 125°30' Bujur Timur. Pulau ini dapat dicapai dengan mempergunakan Kapal laut atau pesawat terbang dari Manado. Letusan terakhir tercatat pada tanggal 12 Agustus 1966, d…
Tindak lanjut yang dilakukan dalam upaya mendeteksi tingkat kegiatan G. Colo yang meletus pada 23 Juli 1983, yaitu melakukan pengamatan seismik di P. Una-Una. Usaha ini dimaksudkan sejalan dengan pemetaan hasil bahan letusan oleh Subdit. Pemetaan Gunung api dan untuk melacak tingkah pola kegempaannya pada jarak yang lebih dekat, sehingga diharapkan diperoleh hasil yang lebih akurat. Juga pada k…
Pada 26, 27 Agustus dan 10 November 1982 gunung Soputan meletus besar, mengakibatkan hujan kerikil (lapili) dan bom besar sekeliling gunung ini, juga hujan pasir dan abu sampai di kota Manado. Kubah lava pada puncak gunung Soputan semuanya habis terlemparkan, sehingga terbentuklah kawah yang curam dan dalam. Dengan demikian jelaslah bahwa puncaknya sangat berubah sekali sehingga kawah tersebut …
Sesuai dengan rencana kerja Saksi Pemetaan Geologi, Proyek Pemetaan Geologi Endapan Gunungapi, DIrektorat Vulkanologi pada tahun anggaran 1983/1984 Triwulan ke I akan melakukan pemetaan geologi daerah Gunungapi Ciremai dan sekitarnya. Tujuan penyelidikan ialah pengumpulan data geologi yang meliputi stratigrafi, struktur geologi, sejarah geologi serta sebarannya sehingga dapat diterbitkan suatu …
Pemeriksaan puncak G. Tambora dilakukan untuk mengetahui tingkat kegiatannya saat ini, dibandingkan dengan kegiatan yang lampau. Pada pemeriksaan ini petugas menggunakan sebuah thermometer Casella London Maksimum 420°C, sebuah tustel merk Cannon 1.7. Kompas Geologi Merk TAMAYA dan beberapa lembar peta G. Tambora.
Berdasarkan SPPD. NO. 1681/P/83 penulis ditugaskan untuk melakukan pengukuran lokasi transducer yang dipasang sistim tripartite net di G. Boleng dan G. Kelimutu. Bersama ini penulis laporkan secara singkat hasil pengukuran tsb. Lokasi pemasangan trasducer berada di sebelah Selatan-Tenggara di sekitar Pos Pengamatan Gunungapi Kp. Harubala lk. 4-4,50 km dari G. Boleng.