Pada 1969 Gunung Iya meletus, letusannya cukup besar, sehingga merombak kawahnya yang semakin lebar dan dalam. Endapan hasil letusan pada lereng Barat tergerus aliran lahar apabila hujan turun. Dengan demikian banyak sekali perobahan topografinya. Baru tahun ini dapat dilaksanakan pemetaan topografinya. Keadaan gunungnya tak begitu tinggi (640 m dpl), hanya pendakian cukup berat.
Untuk meningkatkan tehnis perekaman gempa dan pengum-lan data yang lebih baik maka sejak bulan Agustus 1979 pesawat makanik merk Spindle & Hoyer pada Pos Pengamatan G. Iya di Tewejangga Ende telah diganti dengan pesawat Transistor Elektromaknit satu komponen. Selanjutnya untuk dapat menentukan sumber, arah dan kedalaman sebuah gempa maka pada tgl. 7 Juni 1980 sistem perekaman ditingkatkan dari …
Pada tanggal 2 Oktober 1980 dengan SFFD No 1284/P/80 dan SPPD No.1285/P/80 kami ditugaskan untuk mengadakan pemetaan puncak G. Banda Api, yang terletak diwilayah Maluku Tengah. Perlu pembaca ketahui bahwa puncak G.Banda Api belum pernah dipetakan, sedangkan peta yang ada adalah peta shets. Dengan selesainya pemetaan kami ini berarti G.Banda Api telah ada peta yang bisa digunakan untuk masa2 yan…
G. Labalekan (1486 m dml ) adalah gunungapi Tipe B di Pulau Lomblen Barat, Nusa Tenggara Timur. Pada lereng tenggara tumbuh tonjolan parasit Ili Tabulele atau Malukroko atau disebut juga Wolekroko (560 m dml). Lereng sebelah barat, baratdaya, utara, selatan, timur, dan baratlaut sangat terjal. Sedangkan sebelah tenggara agak melandai. Di daerah puncaknya terdapat 4 buah kawah bekas titik letusa…
Gunung Rokatenda terletak di P. Palue lk 15 km sebelah utara Flores Tengah. Posisi geografinya 8°19′ LS dan 121°42½ BT. Luas P. Palue 39,5 km2 dan puncak tertinggi (Ili Manunai) 875 m dml, merupakan pulau gunungapi, bekas kegiatan-nya berupa fumarola tersebar di seluruh bagian. Pusat kegiatan G. Rokatenda terletak agak ke selatan, bekas letusan dan kubah lava terdapat di sini. Letusan yang…
G. Rokatenda terletak di P. Palue lk. 15 km di sebelah Utara Flores Tengah. Posisi geografinya 8°19' Lintang Selatan dan 121°42%' Bujur Timur. Luas P. Palue adalah 39,5 km² dan puncak tertinggi (Ili Manunai) 875 m di atas permukaan laut. Pulau ini merupakan pu-lau vulkanis, bekas kegiatan gunungapi berupa fumarola tersebar di seluruh pulau. Pusat kegiatan G. Rokatenda terletak agak ke Selata…
Dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas No. 940/P/81, tertanggal Bandung, 6 Juli 1981, penyusun laporan ditugaskan ke G.Rokatenda di P. Palue, Nusatenggara Timur, selama 22 hari, terhitung mulai tanggal 9 Juli s/d 30 Juli 1981. Maksud penugasan tersebut untuk mengerjakan pengukuran tepi batas kubah lava G.Rokstenda, juga untuk mengetahui berapa meter kubik volume/isi dari pada kubah lava tersebu…
Berdasarkan SPPD No. 1686/P/1981 dan No. 1688/P/1981, penulis bersama Sdr. Gaspar Hare Roma yang berkedudukan di Lamaheku (G. Ili Werung) ditugaskan untuk mengadakan pemeriksaan G. Ili Werung, G. Batutara dan G. Sirung di N.T.T. Untuk mengetahui perkembangan kegiatan gunungapi-gunungapi tersebut baik secara visual maupun fisik. Dengan demikian secara langsung didapat date mengenai gunungapi dal…
Sehubungan dengan belum/tidak adanya ketinggian tetap di sekitar G. Rokatenda, di daerah P. Palue, make Kepala Seksi Pengamatan Gunungapi Bali-Nusatenggara, mempunyai gagasan/pendapat agar di daerah tersebut diadakan/dipasang patok yang mempunyai ketinggian tetap. Untuk mengadakan/melaksanakan pendapat tersebut, maka penulis ditugaskan ke P. Palue selama satu bulan: ialah pada Oktober 1981. Mak…
G. Rinjani terletak di P. Lombok, yang mempunyai suatu Kaldera cukup luas. Dikenal dengan nama Segara Anak, yang merupakan suatu danau penuh air yang jernih. Di tengah-tengah Kaldera terdapat suatu gunungapi yang dinamakan G. Tengah (G. Barujari). Puncak yang tertinggi 2381,57 m, puncak ke II 2376,59 m dan permukaan air danau Segara Anak 2025 m dari permukaan laut. G. Tambora terletak di sajira…