Gunungapi Kelud merupakan salah satu gunungapi aktif berbentu strato dan menurut klasifikasi aktivitas termasuk Tipe A. Gunung Kelud juga merupakan salah satu gunungapi yang sebelum bulan November 2007 mempunyai danau kawah dipuncaknya, luas danau kawah lebih kurang 400.000 meter persegi dengan volume air 2,6 juta meter kubik.
Gunungapi Perbakti merupakan salah satu gunung api yang berada di sebelah Baratdaya G. Salak Menurut Van Padang (1951(, G. Perbakti termasuk kedalam kelompok gunungapi tipe C, dimana aktivitas vulkanik saat ini berupa solfatara dan fumarola. Saat ini G. Perbakti telah dimanfaatkan sebagai sumber pembangkit listrik tenaga Panasbumi.
Gunungapi Tangkuban Parahu adalah gunungapi strato tipe A yang berada dekat dengan pusat Ibu Kota Provinsi Jawa Barat, yaitu Kota Bandung. Di bagian puncak G. Tangkubanparahu terdapat 9 buah Kawah. Daerah sekitar puncak merupakan kawasan hutan lindung sedangkan di bagian kaki dan lereng terdapat pemukiman penduduk, terutama lereng selatan, timurlaut, dan utara.
Gunungapi Dieng merupakan salah satu gunungapi aktif bertipe strarto dengan lapangan solfatara dan fumarola serta banyak kawah (cone). Secara geologis, Pegunungan Dieng merupakan daerah yang banyak terdapat patahan atau sesar. Struktur runtuhan kompleks Dieng pada akhir Pleistocene menghasilkan rekahan (Fault) yang luas.
Kompleks G. Bromo - Tengger terdiri dari dua buah kaldera yang saling tumpah tindih. Sebagian area kaldera tua hilang akibat pemunculan kaldera yang lebih muda. Dasar kaldera ini memiliki ketinggian lebih kurang 2100 m di atas permukaan laut dan sebagian besar tertutup oleh endapan pasir lepas. Tinggi dari tebing kaldera ini l. 150 -1500 m dari lautan pasir.
Gunungapi Guntur adalah nama sebuah puncak dari suatu kelompok gunungapi yang terdiri atas beberapa kerucut. Pusat Gunungapi Guntur secara geografis berada pada ketinggian puncaknya 2249 m dpl, dan secara administratif termasuk Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Bara. Dari data sejarah letusan antara tahun 1800 sampai 1847 tercatatat tidak kurang dari 21 kali letusan.
Indonesia memiliki 127 )seratus dua puluh tujuh) gunungapi aktif, terdiri atas 77 (tujuh puluh tujuh) gunungapi Tipe A, 29 (dua puluh sembilan) gunungapi tipe B, dan 21 (dua puluh satu) gunungapi tipe C. Gunungapi tipe A adalah gunungapi yang mengalami letusan sejak tahun 1600. Gunungapi tipe B adalah gunungapi yang sesudah tahun 1600 belum mengalami lagi erupsi magmatik, tetapi masih memperlih…
Ciremai merupakan gunungapi Kuarter aktif dan memiliki sejarah letusan yang tercatat sejak tahun 1698. Secara administratif berada di Provinsi Jawa Barat, mencakup Kabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka. Di bawah mikroskop lava-lava G. Ciremai umumnya memiliki tekstur porfititik, innequigranular, kemas tutup
Gunungapi Papandayan merupakan gunungapi aktif yang terletak di Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat. Karakteristik kimia batuan dan petrogenesis batuan G. Papandayan diharapkan dapat dijadikan dasar untuk mengenali sifat-sifat magmanya. Secara petrografi batuan G. Papandayan bertekstur porfiritik, dengan fenikris.
Indonesia has 127 volcanoes or 13% of volcanoes in the word. With a dense population of 250 milion and 5 milion peoples in the hazard prone area is potentially high risk when eruption of volcanoes occured. The Center for Volcanology and Geological Hazard Mitigation (CVGHM), within the Geological Agency (GA) of the Ministry of Energy and Mineral Resources (MEMR).