G. Ungaran merupakan salah satu gunungapi aktif tipe B yang berada di wilayah Kabupaten Semarang dan Kendal, Propinsi Jawa Tengah. Dalam usaha mitigas bencana erupsi G. Ungaran diantaranya adalah dengan melakukan Pemetaan Kawasan Rawan Bencana (KRB) G. Ungaran. Berdasarkan sejarah letusannya, G. Ungaran termasuk gunungapi tipe B yaitu gunungapi yang belum pernah meletus sejak tahun 1600.
Gunungapi Arjuna-Welirang termasuk ke dalam 3 wilayah kabupaten yaitu, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur dengan luas daerah sekitar 670 km persegi. Berdasarkan catatan sejarah gunungapi pernah dua kali mengalami peningkatan yaitu pada tahun 1950 terjadi letusan abu.
Semburan gas di Kampung Astana Agung merupakan salah satu dari 11 semburan gas yang pernah terjadi di Kabupaten Serang, Banten dalam kurun waktu satu dekade terakhir. Semburan-semburan tersebut berhubungan dengan pemboran air untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang semakin besar akibat pertumbuhan penduduk dan industri yang pesat.
Gunungapi Ijen merupakan sebuah komplek gunungapi yang terdapat di dalam kaldera Ijen Tua. Dalam catatan sejarah vulkanisme Ijen Tua menghasilkan endapan aliran piroklastika, jatuhan piroklastika, dan aliran lava. Letusan besar yang berasosiasi dengan pembentukan Kaldera Ijen menghasilkan endapan aliran piroklastika dan jatuhan piroklastika.
Gunungapi Ciremai merupakan salah satu gunungapi aktif Tipe A yang pernah mengeluarkan aliran awan panas, aliran lava dan jatuhan piroklastik. Sejak erupsi terakhir 1937 hingga kini G. Ciremai dalam keadaan istirahat kecuali terjadi beberapa kali kegempaan yang meningkat namun kemudian normal kembali. Produk yang dikeluarkan gunungapi ini dapat membahayakan serta memusnahkan segala yang dilaluiā¦
Gunung Kelud merupakan gunung api strato yang letusannya bersifat freato magmatik sampai magmatik dan selalu eksplosif. Pada saat sekarang berbentu danau kawah (kurang lebih 1200 m dpl) yang terbuka ke arah barat. Fumarola/solfatara melepaskan berbagai jenis gas seperti H20, CO2, CO, HCI, S02 ,H2S, HF, H2, HBr, NH3, CH4, H3BO3, N2.
Gunungapi Papandayan termasuk Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat. Untuk melengkapi data-data tentang G. Papandayan yang sudah ada sebelumnya, maka dilakukan penelitian petrografi dan kimia batuan. Penelitian difokuskan untuk mengetahui karakter kimia dan petrogenesis batuan G. Papandayan, yang selanjutnya diharapkan dapat dijadikan dasar untuk mengenali sifat-sifat magmanya.
Gunung Kelut terletak di Kabupaten Kediri, Blitar dan Malang, Propinsi Jawa Timur. Untuk melengkapi data-data tentang G. Kelut yang sudah ada sebelumnya, maka dilakukan penelitian petrografi dan kimia batuan. Penelitian terutama untuk mengetahui karakteristik petrologi G. Kelut dengan melakukan penelitian petrografi dan geokimia batuan-batuan hasil erupsi.
Letusan G. Raung yang cukup hebat yang menimbulkan kerusakan dan korban manusia terjadi pada tahun 1586, 1597, 1638, dan 1838. Sepanjang sejarah letusannya G. Raung bersifat ekplosif, menghaslkan abu yang dilontarkan ke udara dan pernah terjadi awan panas yang meluncur menyelimuti sebagian tubuh Gunungapinya.
Gunung Galunggung merupakan sebuah gunungapi aktif tipe A yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya. Gunungapi ini mempunyai bentuk morfologi yang unik terdiri atas dua kawah besar yang masing-masing bentunya berbeda. Kawah pertama terdapat di bagian puncak merupakan suatu depresi sedalam 100-150, berdinding terjal dan bergaris tengah lk. 500m.