Gunung Karangetang terletak di P. Siau, Kabupaten Sangihe Talaud Provinsi Sulawesi Utara. Tipe Gunung api strato, dengan ketinggian 1784 m, dari permukaan laut. Sejak beberapa tahun yang lalu telah tercatat kegiatannya baik berupa letusan, bahkan leleran lava. Kegiatan Gunung Karangetang terjadi setiap tahun secara berkesinambungan, hanya saja besar kecilnya kegiatan tidak tentu. Hingga bulan J…
Sejak peningkatan kegiatan bulan Agustus 1984 yang mencapai puncaknya pada 5 September 1985 dengan terjadinya letusan besar di Kawah Utama yang disertai awan panas, keaktifan G. Karangetang dapat dikatakan berlanjut sampai saat ini. Ka Awan panas tersebut meluncur ke Kali Beha lk. 1000 m, li Keting lk. 2000 m dan ke arah Kali Batuawang lk.500 m. Di samping kegiatan yang berlangsung di Kawah Uta…
G. Awu adalah salah satu gunung api aktif di Indonesia, terletak di P. Sangir Besar, Kabupaten Sangihe Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, pada posisi geografis 3°40' Lintang Utara dan 125°30! Bujur Timur (Kammerling, 1923, gb.II). Gunung api ini bertipe strato dengan danau kawah dan mempunyai ketinggian 1320 m di atas muka laut. Letusan terakhir tercatat pada 12 Agustus 1966 dengan membawa korb…
G. Ruang adalah salah satu gunung yang termasuk aktif di kepulauan Sangihe dan Talaud. Sejarah kegiatan gunung Ruang ini diketahui sejak permulaan abad ke XVIII. Sejak letusannya yang terakhir pada Januari 1949, kini G. Ruang sudah kl. 36 tahun menjalani masa istirahat. Pada September 1985 yang lalu dilaporkan terjadi kena- ikan suhu di beberapa titik solfatara, kendatipun tidak terlihat adanya…
G. Awu terletak di ujung baratlaut P.Sangir-Besar pada posisi geografi 3°40' Lintang Utara dan 125°30' Bujur Timur, tingginya lk. 1320 m dari muka laut (Peta 1). Kawah G. Awu merupakan sebuah kawah tunggal berukuran 1550 x 1200 m2 dan berair sehingga merupakan sebuah da- nau, volumnya ditaksir 3,47.106m3'. Air danau kawah ini lah yang merupakan salah satu unsur bahaya erupsi, karena dapat men…
Gunung Lokon yang terletak lk. 25 km sebelah selatan Manado, pada tanggal 14 Juli 1986 pukul 12.00 kemudian disusul dengan letusan lainnya yang lebih kecil lk setiap 6 jam. Pada tanggal 16 Juli frekuensi letusan meningkat, malahan hampir beruntun setiap 10 menit, namun intensitas bertambah kecil. Tinggi asap mencapai 1k. 500 - 600 meter.
G. Ruang yang terletak di sebelah barat daya Pulau Tagulandang (2 km) pada posisi geografis 2017 LU dan 125°5' BT, adalah salah satu gunung api aktif di Indonesia dengan ketinggian 714 m di atas muka laut. Gunung api ini telah dikenal sejak tahun 1603, namun peningkatan kegiatan baru diketahui pertama terjadi tahun 1808. Sedangkan letusan yang terjadi pada 1949 merupakan peningkatan kegiatan k…
Memantau kegempaan suatu gunung api menjanjikan suatu kemungkinan dugaan tingkat kegiatan gunung api itu sendiri. Pengamatan Seismik di G. Lokon telah dilakukan pada Mei hingga Juni 1985 (Laporan No. 504/DV/1985), ketika itu secara visual kegiatan G. Lokon menunjukkan gejala peningkatan kegiatan. Ternyata kemudian, pada Maret 1988 serangkaian peletusan terjadi dan berlangsung hingga September
Menurut rencana kegiatan Proyek Peningkatan Penyuluhan Vulkanologi tahun anggaran 1986/1987, maka pada tanggal 16 Februari 1987 diadakan penyuluhan di Desa Kakaskasen I, Kecamatan Tamchan, Kabupaten Minahasa Propinsi Sulasesi Utara. Penyuluhan ini berkaitan dengan usaha peningkatan kewaspadaan masyarakat sehubungan dengan letusan-letusan Kawah Tampaluan (G.Lokon) di wilayah ini yang dimulai lag…
Sehubungan dengan pelaksanaan Pelita Direktorat Geologi tahap pertama jang dimulai tahun ini, maka Dinas Volkanologi pun mempunjai bagian dalam pelaksanaan tsb. Penelitian/Pemetaan daerah bahaja Gn. Tambora ini ter-masuk: Projek Penelitian G. Api, Sub. Projek Penelitian /Pemetaan daerah bahaja gunungapi di Indonesia. Pekerdjaan ini hanjalah merupakan "Sub Team" dari pada "Team" Penelitian/Pemet…