G. Awu terletak di ujung baratlaut P.Sangir-Besar pada posisi geografi 3°40' Lintang Utara dan 125°30' Bujur Timur, tingginya lk. 1320 m dari muka laut (Peta 1). Kawah G. Awu merupakan sebuah kawah tunggal berukuran 1550 x 1200 m2 dan berair sehingga merupakan sebuah da- nau, volumnya ditaksir 3,47.106m3'. Air danau kawah ini lah yang merupakan salah satu unsur bahaya erupsi, karena dapat men…
Seksi Pemetaan Topografi, Sub. Direktorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi melalui Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi dalam Pelita Vi tahun ke 4, tahun anggaran 1997/1998, merencanakan kegiatan Pemetaan Situasi Topografi Puncak/Kawah Gunung Dukono yang berada di bagian utara Pulau Halmahera, Maluku Utara. Pemetaan topografi puncak/kawah Gunung Dukono mempunyai maksud dan tuj…
Gunung Lokon yang terletak lk. 25 km sebelah selatan Manado, pada tanggal 14 Juli 1986 pukul 12.00 kemudian disusul dengan letusan lainnya yang lebih kecil lk setiap 6 jam. Pada tanggal 16 Juli frekuensi letusan meningkat, malahan hampir beruntun setiap 10 menit, namun intensitas bertambah kecil. Tinggi asap mencapai 1k. 500 - 600 meter.
G. Ruang yang terletak di sebelah barat daya Pulau Tagulandang (2 km) pada posisi geografis 2017 LU dan 125°5' BT, adalah salah satu gunung api aktif di Indonesia dengan ketinggian 714 m di atas muka laut. Gunung api ini telah dikenal sejak tahun 1603, namun peningkatan kegiatan baru diketahui pertama terjadi tahun 1808. Sedangkan letusan yang terjadi pada 1949 merupakan peningkatan kegiatan k…
Memantau kegempaan suatu gunung api menjanjikan suatu kemungkinan dugaan tingkat kegiatan gunung api itu sendiri. Pengamatan Seismik di G. Lokon telah dilakukan pada Mei hingga Juni 1985 (Laporan No. 504/DV/1985), ketika itu secara visual kegiatan G. Lokon menunjukkan gejala peningkatan kegiatan. Ternyata kemudian, pada Maret 1988 serangkaian peletusan terjadi dan berlangsung hingga September
Menurut rencana kegiatan Proyek Peningkatan Penyuluhan Vulkanologi tahun anggaran 1986/1987, maka pada tanggal 16 Februari 1987 diadakan penyuluhan di Desa Kakaskasen I, Kecamatan Tamchan, Kabupaten Minahasa Propinsi Sulasesi Utara. Penyuluhan ini berkaitan dengan usaha peningkatan kewaspadaan masyarakat sehubungan dengan letusan-letusan Kawah Tampaluan (G.Lokon) di wilayah ini yang dimulai lag…
Sehubungan dengan pelaksanaan Pelita Direktorat Geologi tahap pertama jang dimulai tahun ini, maka Dinas Volkanologi pun mempunjai bagian dalam pelaksanaan tsb. Penelitian/Pemetaan daerah bahaja Gn. Tambora ini ter-masuk: Projek Penelitian G. Api, Sub. Projek Penelitian /Pemetaan daerah bahaja gunungapi di Indonesia. Pekerdjaan ini hanjalah merupakan "Sub Team" dari pada "Team" Penelitian/Pemet…
1 Juli 1988 telah diberangkatkan Tim Pemetaan Daerah Bahaya Minates Gunung api ke Kabupaten Provinsi Sulawesi Utara oleh Pemimpin Proyek Pengantan/Pengawasan dan Pemetaan Gunung api. Tim terdiri dari, Samud Wikartadipura, Suharto, Sunardjo dan Suparno. Tim ini diberi tugas untuk melakukan pemeriksaan/penelitian kawah dan pemetaan daerah bahaya Gunung Lokon. Sebenarnya peta daerah bahaya gunung …
Gempa-gempa tektonik yang terasa sejak tanggal 10 agustus 1968 terutama didaerah donggala dan juga di Minahasa serta pulau-pulau Sangir Talaud dan sekitarnya, hingga saat di buatnya karangan ini , tidak berpengaruh langsung terhadap kegiatan Gunung Awu
Letusan G. Awu bersama dengan banjir lahar panasnya tetap mengancam terhadap seluruh penduduk sekitar g. awu. Tentang mengontrol keadaan dikawah, mungkin pada saat ini masih dilakukan oleh penyelidik kampung. Menghadapai keadan g. awu pada waktu ini dapat dipandang masih dalam keadaan kritik, maka soal penjagaan dan pengawasan, terutama mengenai pengawasan terutama mengenai oengawasan terhadap …