Gunungapi Ibu merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia. Secara geografis terletak pada 1° 29' 00 " Lintang Utara dan 127° 38' 00"Bujur Timur dengan tinggi puncaknya 1340 mdpl sedankan secara administratif termmasuk ke dalam wilayah Kecamatan Ibu Utara, Kabupaten Halmahera Barat, Prop. Maluku Utara. Seperti di tunjukkan pada Gambar 1.
Dalam sejarah letusannya, G. Ibu diketahui meletus pertama kali pada Agustus -September 1911 berupa letusan eksplosif di kawah pusat Letusan berikutnya terjadi pada Desember 1998 setelah 87 tahun beristirahat, menghasilkan sumbat lava yang menutupi dasar kawah bagian dalam. Tabel di bawah ini memperlihatkan kegiatan letusan G. Ibu sejak 1911 hingga saat ini.
Dari sekian banyak gunungapi aktif yang ada di wilayah Indonesia bagian timur, G Dukono yang terletak di daerah P. Halmahera, Maluku Utara (Gambar 1), merupakan salah satu gunungapi aktif dibandingkan dengan gunungapi lainnya di wilayah Makitu Utara. Dukono dengan nama lain Dokoko, Dodoeko, Dukoma, Tals atau Toło merupakan gunungapi bertipe strato dengan sejumlah kawah aktif di sekitar puncakn…
Di sepanjang P. Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Sulawesi utara tersebar sebanyak 129 buah gunungapi aktif, 79 gunungapi diantaranya dianggap berbahaya. Selama dua abad terakhir tidak kurang dari 200.000 jiwa yang menjadi korban letusannya dan tidak terhitung kerusakan harta bendanya. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi bertanggung jawab untuk melakuk…
Gunungapi Gamalama merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A dengan puncak tertinggi mencapai ketinggian 1715 m meter di atas permukaan laut dan 1690 meter di atas Kota Ternate (Foto 1). Berdasarkan catatan sejarah, sejak abad 16 sering terjadi letusan dengan interval terpendek 1 tahun dan terpanjang 50 tahun. Dimulai pada tahun 1538 dengan letusan yang berpusat di kawah puncak. Meskipun letu…
Sejak tanggal 21 April 2008 pukul 16.00 WIT status G. Ibu dinaikkan dari Waspada menjadi Siaga, sehubungan dengan peningkatan kegiatan baik secara visual maupun kegempaan. Dalam status Siaga, frekuensi Gempa Letusan mengalami peningkatan dengan rata-rata letusannya lebih dari 100 kali kejadian per hari dan tinggi asap lebih dari 400 m dari bibir kawah. Sampai dengan akhir Agustus 2008 letusan m…
Dukono atau dengan nama lain Dokoko, Dokoekko, Dukoma, Tala atau Tolo merupakan gunungapi bertipe strato yang dipuncaknya dijumpai sejumlah kawah yang masih aktif. Tinggi puncaknya kurang lebih 1087 m di atas permukaam laut. Gunungapi ini muncul pada jalur busur vulkanik di bagian utara Pulau Halmahera. Secara administratif gunungapi ini terletak di Kabupaten Halmahera Utara, Propinsi Maluku Ut…
G. Gamkonora merupakan salah satu gunungapi strato aktif dengan 12 letusan yang tercatat dalam sejarah antara 1564 dan 1997, biasanya merupakan letusan-letusan kecil hingga sedang. Jenis letusan G. Gamkonora umumnya bersifat eksplosif, semuanya terjadi di kawah puncak. Hasil letusan berupa bahan-bahan piroklastik seperti bongkahan batuan, lapilli dan abu vulkanik, serta kadang-kadang mengeluark…
Untuk menentukan sensitivitas tranduser dapat dilakukan dengan berbagai metoda, diantaranya, DC Method, AC Method, Weight Method, Test Coil Method, Tilt Method, Condencer Method dan Damping Constant Method. Meskipun demikian, dalam menentukan sensitivitas tranduser Horizontal dan Vertikal yang berada di Pos Pengamatan Gunungapi Rendang dan Budakeling diterapkan metoda damping constant.
Seri perdana buku Hidup di Atas Tiga Lempeng ini berisi bahasan tentang lempeng tektonik secara umum, kehidupan di sekitar pemekaran dasar samudra, dan Keberkahan dari lempeng tektonik, khususnya dalam bidang sumber energi dan karagaman bumi. Proses geologi itu sesungguhnya memberikan banyak keuntungan, selain ancaman bencana, antara lain bentuknya gunung api, berbagai cekungan sedimen yang men…