Pemetaan ini merupakan kegiatan tahap I yang berlangsung selama kurang lebih 1 bulan. Dalam laporan kemajuan pertama ini terkandung hasil - hasil penyelidikan geologi pendahuluan yang berupa pengenalan Stratigafi, Gemorfologi, dan Struktur Geologi.
Maksud dari kedua pemeriksaan ini adalah untuk melihat pe-rubahan kwgiatan dan pembentukan kubah leva G.Merapi dan peruba-han keadaan sungai dan tebing-tebingnya sehubungan dengan kemung kinan terjadinya peluapan/penyeleweng /penyelewengan bila terjadi aliran la har hujan dalam musim hujan ini.
Dengan maksud untuk mengetahui untuk mengetahui adanya perubahan akibat kegiatan Gunung Slamet pada waktu ini dibandingkan dengan sebelumnya, perlu dilakukan pendakian ke puncak G. Slamet belum diamati secara tahap sehingga dengan adanya pemeriksaan secara periodik dapat diikuti perkembangan kegiatannya.
Sejak pertengahan Desember 1978 terjadi gempa terasa di se- kitar G. Lawu. Pada mulanya hanya terasa di lereng barat dan barat daya saja. Kegiatan makin meningkat, dalam jumlah maupun Kehebatannya (Intensitas). Penyebarannya makin ke arah timur, bahkan diantaranya ada yang sampai terasa di kota Magetan.
Sebagaimana telah direncanakan dalam tahun 1980 pada tanggal 26 sampai 31 Mei 1980 dilakukan pemeriksaan kawah G.Papandayan, G.Guntur dan G.Galunggung. Tujuan dari pemeriksaan tersebut adalah untuk mengetahui kegi-atan gunungapi tersebut dibandingkan dengan hasil pemeriksaan sebelumnya.
This report presents the results of a reconnaissance of the character. relative age, and distribution of products from eruptions in the Dieng Mountains region, central Java. These results are based on an 11-day field reconnaissance of the Dieng Mountains and about 2 1/2 weeks of preliminary preparation, review of pertinent literature, and report writing in Bandung.
Berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas dari Pimpinan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi tanggal 23 Mei 1980 Nomor 150/P/80, kami bersama Sdr. Toha ditugaskan ke puncak Gunung Raung.
Berdasarkan surat perintah No. 1203/P/80, penulis melakukan pemeriksaan dan pengukuran suhu G. Tangkubanparahu.
Dengan dipasangnya patok di lobang-lobang solfatara oleh pe-meriksa yang lebih dahulu yang seluruhnya berjumlah 21 buah mempermudah dan memperlancar pekerjaan kami. Karena dengan ada-nya patok tersebut kita dapat langsung mengetahui adanya peru-bahan suhu di tiap lobang dibanding dengan hasil pemeriksaan sebelumnya.
Sesuai dengan Rencana Kerja Seksi Pemetaan Geologi en-dapan gunungapi, maka pada tanggal 16 Oktober 1980 te-lah berangkat tim pemetaan sebanyak 10 orang untuk me lakukan pemetaan daerah gunung Lawu/Kukusan dan seki tarnya.