Penyelidikan gaya berat di G.Ciremai dan sekitarnya dilakukan dalam bulan Januari 1990 untuk mengetahui peta (pola) penyebaran anomali gaya berat yang ada di daerah tersebut atas dasar mana memungkinkan memberi petunjuk kepada kita tentang struktur geologi (sesar patahan) di bawah permukaan atau hal - hal lain yang dapat dikaitkan dengan aktivitas gunung itu.
Laporan ini disusun sebagai pertanggung jawaban pelaksana Proyek Pembangunan 1989/1990 Proyek Penyelidikan Gunungapi dan Panasbummi. Di dalam laporan ini dimuat hasil Penyelidikan metoda lapangan Gunungapi di G.Guntur (Jawa Barat) seperti penyelidikan Geomagnit Seismik dan Gaya berat.
Penelitian metoda potensial diri (SP) yang dilakukan di gunung Slamet sesuai dengan rencana anggara Proyek Penyelidikan Gunungapi dan Panasbumi, Seksi Vulkano Fisika, Sub.Dit. Analisa Gunungapi, Dit. Vulkanologi, tahun anggaran 1989/1990.
Laporan ini disusun sebagai pertanggung jawaban pelaksanaan Proyek Pembangunan 1989/1990 Proyek Penyelidikan Gunungapi dan Panasbumi. Di dalam laporan ini dimuat hasil Penyelidikan Metoda Lapangan Gunungapi di G.Kelut (Jawa Timur) seperti penyelidikan Geofisika (Potensial Diri), Geokimia Air, Petrokimia dan Seismik & Visual.
Pada bulan Januari 1990 Regu Laharan melakukan pengamatan dilapangan dalam rangka mengevaluasi daerah yang terancam bahaya letusan di bagian Baratdaya Gunung Merapi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui tempat - tempat yang kemungkinan kena lahar/letusan Gunung Merapi diwaktu - waktu yang akan datang.
Laporan ini bertujuan untuk memperbaiki seismograf RTS Plawangan, Pogog dan Maron serta pemasangan panel dan tempat accu untuk lokasi sensor geomagnet di sekitar G.Merapi.
Pengukuran deformasi yang dilakukan oleh kelompok kerja deformasi dari Kantor Seksi Penyelidikan Gunung Merapi Yogyakarta, adalah pengukuran jaringan titik - titik di puncak, pengukuran perubahan morfologi kubah lava, menghitung volume kubah lava, pengamatan rekahan di puncak lava 1956, pengukuran pergeseran horisontal pada lereng selatan dan kubah lava, pengambilan contoh gas di Kawah Gendol d…
Dalam rangka ikut menunjang penentuan aktivitas G.Merapi maka dilaksanakan metode pengukuran kandungan gas SO2 dalam plume Gunung Merapi (dalam satuan ton/hari) dengan cara mengukur kecepatan emisi SO2 dengan alat COSPEC (Corelation Spectrometer).
Pengukuran deformasi yang dilakukan oleh kelompok kerja deformasi dari Kantor Seksi Penyelidikan Gunung Merapi Yogyakarta adalah pengukuran jaringan titik - titik di puncak, pengamatan kubah lava dan rekahan di puncak lava 1956. Tujuan pengukuran adalah untuk pemantauan kegiatan Gunung Merapi secara menerus.
Laporan ini bertujuan untuk memperbaiki seismograf RTS Plawangan, Pogog dan Maron serta pemasangan panel dan tempat accu untuk lokasi sensor geomagnet di sekitar G.Merapi.