Banyak letusan telah terjadi demikian dasyatnya, disebabkan kawah letaknya tidak di tengah puncak gunung api, akan tetapi secara eksentris di pinggir puncak atau pada lereng gunung. Pada suatu erupsi puncak di tengah berukuran biasa, maka batuan dan terak yang dilontarkan tersebar kemana-mana, meluncur ke bawah sepanjang lereng gunung dan hanya akan menyebabkan kerusakan di sana. Makin jauh run…
Salah satu program seksi Pemetaan Geologi Gunungapi, Sub direktorat Pemetaan Gunungapi perioda 1981 - 1982 adalah penelitian geologi Gunungapi Galunggung Jawa Barat. Di sini dilaporkan kemajuan hasil sementara pemetaan geologi daerah Gunungapi Galunggung Jawa Barat selama sebulan.
Dalam Vulk. Ber. n. XVIII diberitakan, bahwa G. Slamat dikunjungi akhir 1922, tetapi tidak diamati perubahan dalam kegiatannya. Kegiatan fumarolanya ternyata sama seperti digambarkan oleh Jung-huhn dalam pertengahan abad yl.
Disekitar G.Merapi telah dipasang 8 (delapan) petak dan jalur lokasi -lokasi Benchmark masing - masing : di Selo, Krinjing, Babadan, Plangan, Maron, Ngrancah, Sidorejo (Deles) dan Gumuk Petung.
Hingga akhir Mei 1981 disekitar G.Kelut telah dipasang enam petak lokasi Benchmark masing - masing : di Mangli, Sumber Petung, Margomulyo, Bambingan, Gajahmungkur, dan G.Pedot, dimana empat petak lokasi Benchmark yang disebut dari pertama dibuat sejak Desember 1979, sedang dua petak Benchmark yang terakhir dibuat bulan Februari 1981.
Pada 29 November 1981 terjadi longsoran kubah lava, bukan suatu erupsi magma, tanpa memberikan tanda - tanda sebelum kejadian yang diketahui. Lebih kurang 1, 15 juta meter kubik endapan awan panas guguran tersebar di lereng barat dan baratdaya, kira - kira 250.000 meter kubik guguran tertampung di lembah hulu K. Batang.
This report is a short summary of observations, tentative conclusions, and recommendations resulting from a 4-day reconnaissance field trip to the Kamodjang Guntur area in western Java. During this trip, one day was also spent visiting the crater of Papandayan and investigating deposits from the 1772 eruption.
G.Merapi terletak di perbatasan antara Daerah Istimewa Yogyakarta-Daerah Tingkat II Magelang dan Boyolali dan Klaten. Jaraknya dengan kota Yogyakarta, Magelang dan Boyolali masing - masing 30, 26 1/2 dan 17 1/2 km. Para pendaki umumnya naik dari arah utara yang lebih mudah dibandingkan dengan dari selatan.
Si raksasa Lawu, yang samasekali lepas dari gunungapi lain, menjulang bagaikan suatu kerucut raksasa dari dataran Solo dan Madiun, menurut Prof. Veth agak dianaktirikan oleh para penyelidik Jawa. Hanya Junghuhn mendaki gunung ini dalam 1838 dan melukiskan masif gunungapi sesungguhnya secara teliti dan bersemangat. Pembahasan, yang oleh Veth disebut seperti dari seorang ahli, kini masih menggamb…
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui perubahan kegiatan vulkanik dengan membandingkannya dengan hasil pemeriksaan sebelumnya. Dalam pemeriksaan ini alat - alat yang digunakan ialah termometer maksimum ukuran 400'C dan 120'C, dan peta topografi puncak/kawah G.Gede.