Gunung Banda Api yang dikenal juga dengan nama "Etna Van Indonesia" terletak sekitar 210 km tenggara Kota Ambon. Pulau gunungapi ini adalah salah satu gugusan pulau-pulau Banda Neira (P. Lontor, Neria, Run dan Pulau Hatta) yang mempunyai luas 7.4 km2 dan tinggi 641 m dpl. Selama empat abad terakhir ini paling tidak terjadi G. Banda Api, termasuk yang berlangsung pada 9 Mei 1988.
Gunungapi Keli Bara digolongkan sebagai gunungapi tipe B, karena sejak tahun 1600 an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Gunungapi ini sangat erat hubungannya dengan aktivitas vulkanik yang berada disebelah utaranya, yaitu G. Kelimutu, beberapa penduduk setempat menyebutnya gunung Sokoria.
Menurut van padang (1951), gunungapi Wai Sano digolongkan sebagai gunungapi aktif tipe B karena sejak tahun 1600 an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Menurut Van Padang (1951), gunungapi ini bertipe stratovolkano karena produk letusannya berupa aliran lava dan endapan piroklastik. Wai Sano (603 m dpl) merupakan sebuah gunungapi berdanau kawah di bagian Barat Flores dengan ukuran 3,5…
Gunungapi Ili Lewotolok merupakan gunungapi bertipe strato yang terletak di Pulau Lembata, sebelah timur Pulau Flores. Gunungapi ini secara administratif termasuk kedalam kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Di daerah puncak G. Lewotolok terdapat sebuah kawah besar (K1) dengan ukuran 800x900 m yang di bagian barat dayanya terdapat sebuah kerucut dengan titik tertinggi 1319 m dpl (Re…
Gunungapi Tambora merupakan gunungapi aktif Tipe A yang terdapat di bagianutara P. Sumbawa di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Letusan dahsyrat (paroksimal) G. Tambora pernah terjadi pada tanggal 10-12 April 1815 hingga menyisakan morfologi strato terpancung seperti sekarang ini dengan puncak tertinggi 2851 mdpl dan membentuk sebuah kaldera berdiamteri 6x7 km.
Gunungapi Rokatenda merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia, secara administratif termasuk wilayah Kecamatan Palue. Gununapi Rokatenda adalah gunungapi jenis strato dengan karakter erupsi efusif dan eksplosif. Erupsi terakhir G. Rokatenda terjadi pada tahun 1985 berupa erupsi eksplosif dengan kolom erupsi setinggi 1000-2000 meter yang disertai lontaran material denan jarak 200-300 met…
G. Baturara adalah terpencil ini terletak di laut Flores, 50 km sebelah utara Pulau Lomblem tidak berpenghuni. Gunungapi ini bertipe strombolian dengan bukaan ke arah Timur. Kawahnya yang terletak di tengah pulau, adalah serupa bulan sabit berukuran 700 x 900 m deket terpinya dan 350 x 200 m di dasarnya, atau 400 m di atas muka laut. Sebuah kawah kecil lain, dengan garis lengah 50 m, ditemukan …
Gunungapi Rokatenda (875 mdpl) merupakan gunungapi aktif tipe A yang terdapat di Pulau Palue, Flores. Sejarah erupsi G. Rokatenda bersifat efusif dan eksplosif yang menghasilkan abu, aliran lava, dan aliran awan panas/piroklastik. Lontaran material seperti abu, pasir, lapili dan bom-bom vulkanik, guguran lava pijar, dan awan panas guguran dapat terjadi selama masa erupsi.
Menurut van padang (1951), gunungapi Ili Muda digolongkan sebagai gunungapi aktif tipe B karena sejak tahun 1600 an tidak ada catatan mengenai peningkatan aktivitasnya maupun kejadian erupsi. Gunungapi Ili Muda termasuk ke dalam wilayah kabupaten Flores Timur yang mempunyai tingkat kepadatan penduduk cukup jarang yaitu sekitar 60 jiwa permeter kuadrat (luas daerah 577,18 km kuadrat dan jumlah p…
Kabupaten Flores Timur merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki 4 gunungapi aktif, yaitu Gunungapi Lewotobi laki-laki, Lewotobi Perempuan, Iliboleng, dan lereboleng. Pemahaman dan kesiapsiagaan terhadap bencana gunungapi yang mengancam diperlukan dalam rangka penanggulangan bencana gunungapi.