Gunungapi Slamet adalah gunungapi berbentuk kerucut, ketinggian puncaknya adalah 3.432 m (dpl), gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah G. Semeru (3.690 m dpl). Secara administratif masuk dalam Provinsi Jawa Tengah dan 5 Kabupaten yaitu: Purbalingga, Tegal, Brebes, Banyumas, dan Pemalang. Catatan sejarah kegiatan G. Slamet menunjukkan gunungapi ini sering meletus.
Gunungapi Semeru merupakan gunungapi aktif tertinggi dan salah satunya yang paling aktif di Pulau Jawa. Puncak tertingginya disebut Mahameru (Gunung Agung), terletak pada ketinggian 3676 meter di atas muka laut. Topografi Gunung Semeru dibangun dari erupsi-erupsi pada beberapa sumber yang bergeser membentuk kelurusan berarah barat laut -tenggara.
Gunungapi Kelud merupakan salah satu gunungapi aktif berbentu strato dan menurut klasifikasi aktivitas termasuk tipe A. Gunung Kelud juga merupakan salah satu gunungapi yang mempunyai danau kawah di puncaknya, luas danau kawah lebih kurang 109.000 meter persegi dengan volume air lebih kurang 2,5 juta meter kubik.
Gunung Kelud (1724 m dpl) yang terletak di atas dataran tinggi Kediri, Merupakan salah satau gunungapi strato aktif tipe A yang berada di wilayah pada penduduk. G. kelud termasuk dalam tiga wilayah administratif yaitu Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang, Propinsi Jawa Timur. Menurut catatan sejarah kegiatannya, erupsi G.Kelud telah menimbulkan banyak korban manusia dan harta benda.
Gunungapi Kelud di Jawa Timur terakhir meletus secara efusif pada November 2007. Produksi dari erupsi efusif ini adalah kubah lava yang tumbuh di dalam Kawah G. Kelud. Pada pertengahan bulan Januari 2014 peningkatan aktivitas berupa peningkatan kegempaan mulai teramati dan semakin intensif, sehingga status aktivitas G. Kelud dinaikkan dari Normal menjadi Waspada pada tanggal 2 Februari 2014.
Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng kerang bumi (Lempeng Benua Asia, Lempeng Samudera Hindia-Benua Australia dan Lempeng Samudera Pasifik), sehingga terbentur jalur tektonik yang menimbulkan rawan bencana geologi (Gempa bumi, tsunami, letusan gunungapi dan gerakan tanah). Di Indonesia terdapat 127 buah gunungapi aktif yang setiap saat dapat meletus dan mengancam penduduk sekitarnya.
Gunungapi Semeru merupakan salah satu dari 127 gunungapi aktif tipe-A di Indonesia. Secara administratif terletak di Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur. Merupakan gunungapi tipe Strato dengan kubah lava. Apabila G. Semeru bererupsi, bahaya letusannya dapat berpengaruh secara langsung (primer) dan tidak langsung (sekunder) yang menjadi bncana bagi kehidupan manusia.
Kabupaten Lumajang merupakan salah satu kabupaten yang berada di wilayah Provinsi Jawa Timur, berjarak 150 km arah tenggara Surabaya dan dapat ditempuh engan kendaraan bermotor selama lebih kurang 3 jam. Luas wilayah 1.790,90 km2, terdiri dari 21 Kecamatan, 195 Desa dan 7 kelurahan. Kabupaten Lumajang terletak pada 112'-53'-113'-23' Bujur timur.
Gunungapi Slamet adalah gunungapi tipe strato dengan tinggi puncak 3432 meter di atas permukaan laut yang muncul dalam busur magmatik Sunda di Pulau Jawa. Gunungapi ini terbentu sebgai konsekuensi dari dinamika penunjaman lempeng lautan Indo-Australia ke bahwa lempeng benua Eurasia dengan arah relatif ke utara.
Gunung Kelud (1731 m dpl) yang terletak di atas dataran tinggi Kediri, merupakan salah satu gunungapi strtao aktif Tipe A yang berada di wilayah paday penduduk. G. Kelud termasuk dalam tiga wilayah administratif yaitu Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang, Provinsi Jawa Timur. Menurut catatan sejarah kegiatannya, erupsi G. Kelud telah menimbulkan banyak korban manusia dan harta benda.