G. Ciremai atau Cereme (3.078 m dpl) merupakan gunungapi aktif, terletak di wilayah Kabupaten Majalengka, Kuningan dan Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Di sekeliling G. gede ini terdapat objek-objek penting meliputi kawasan pemukiman, lahan pertanian, wisata, indutsri dan objek lain yang berpotensi terancam bahaya erupsi G. Ciremai.
Merapi merupakan salah satu gunungapi paling aktif, bukan hanya di Indonesia akan tetapi di dunia. Morfologi Merapi memperlihatkan bentuk kerucut gunungapi dengan puncak tertinggi mencapai 2.968 m diatas permukaan laut. Di sekitar lereng Merapi, hidup lebih dari 1 juta penduduk. Banyak penduduk yang hidup dikawasan Merapi, hidup lebih dari 1 juta penduduk.
Penelitian unsur utama dan unsur jarang (REE) produk erupsi Merapi 2010 baru dilakukan. Beberapa sampel diambil dari sekitar puncak Merapi telah dianalisis. Kandungan SiO2 dan K2O berturut-turut berkisar antara 55,2 sampai 60,3 wt% dan 1,99 sampai 2,99% berat. Kenaikan kadar silika dan potassium yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan perbedaan komposisi magma bila dibandingkan data geo…
Daerah gunungapi selain dapat menimbulkan bencana juga memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Di dalam masa pembangunan berkelanjutan ini perlu kiranya dilakukan usaha pengantar Tata Ruang dan Tata Guna Lahan di daerah gunungapi yang sedemikian rupa sehingga terasa manfaatnya bagi kesejahteraan hidup dan dapat dipergunakan seoptimal mungkin.
Indonesia adalah negara kepulauan dengan luas wilayah sekitar 1,92 juta km2. Secara tatatan geologi, yakni berada pada lokasi dimana terjadi tumbukan antara tiga lempeng, yaitu Lempeng Benua Eurasia, Lempeng Samudra Australia dan lempeng Samudra Pasifik Indonesia sangat diuntungkan karena kesuburan tanahnya yang kaya dengan mineral-mineral, minyak dan gas bumi.
Gunung Merapi terletak pada 4 wilayah Kabupaten, yaitu Kabupaten Sleman Provinsi D.I. Yogyakarta, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten di Provinsi Jawa Tengah. Gunung Merapi merupakan gunungapi tipe strato, dengan ketinggian 2948 meter dari permukaan laut, 20 meter lebih rendah dari ketinggian sebelum letusan 2010.
Pasca peningkatan vulkanik di tahun 2005, G. Tangkubanparahu kembali menunjukkan peningkatan aktivitas di bulan Agustus 2012 hingga stsatus dinaikkan menjadi Level II (Waspada) walaupun peningkatan tersebut hanya bertahan 1 bulan dimana status aktivitas diturunkan menjadi Normal (Level I). Peningkatan muncul kembali dengan terjadinya letusan freatik.
Sebagai salah satu gunungapi aktif di Indonesia, G. Papandayan memiliki karakteristik erupsi freatik dan freato-magmatik. Setalh erupsi 2002, aktivitas vulkanik G. Papandayan masih berfluktuasi. Setelah erupsi 2002, aktivitas vulkanik G. Papandayan menjadi level II (waspada) sejak tahun 2008 ketika terjadi peningkatan kegempaan.
G. Kelut (1731 m dpl) yang terletak 1650 m di atas dataran tinggi Kediri, merupakan salah satu gunungapi strato aktif Tipe A yang berada di wilayah pada penduduk. G. Kelut termasuk dalam tiga wilayah administratif yaitu Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang, Provinsi Jawa Timur. Menurut catatan sejarah kegiatannya, erupsi G. Kelut telah menimbulkan banyak korban manusia dan harta benda.
Arjuno Welirang merupakan salah satu gunungapi di Jawa Timur yang memiliki beberapa kerucut di kawasan puncaknya. Lima kerucut utama di kawasan puncak, yaitu Arjuno (3339 m), Bakal (2960 m), Kembar II (3126 m), Kembar I (3030 m), dan Welirang (3156 m), menjadi G. Arjuno - Welirang sebagai suatu komplek gunungapi.