Maksud dan tujuan pemetaan adalah mendapatkan/membuat Peta Situasi Topografi Puncak/Kawah gunung Agung yang baru, guna mengetahui bentuk topografi dan situasi disekitar puncak/kawah sehingga dapat menunjang berbagai disiplin ilmu (khususnya dilingkungan Direktorat Vulkanologi) dalam rangka penelitian kegiatan gunung tersebut.
Maksud dan tujuan pemasangan seismograf telemetri radio adalah untuk menunjang perolehan data gempabumi khususnya gempabumi vulkanik, mengingat data gempabumi vulkanik merupakan dasar dalam menentukan tingkat kegiatan gunungapi. Data gempabumi vulkanik dapat memberi gambaran tentang tingkat kegiatan vulkanik pra-erupsi.
G. Batur adalah salah satu gunungapi aktif di Indonesia, termasuk gunungapi yang sering meletus dibandingkan dengan G. Agung, keduanya terletak di P.Bali. Berdasarkan produk erupsi 1994/1995, erupsi G. Batur bersifat esplosif (strombolian), efusif atau kombinasi esplosif dengan efusif.