Pada tanggal 20 April 1959 penulis dan Sdr. Sudarso berangkat dari Bandung - Kediri terus menuju ke G.Kelut pada tanggal 22 April 1959 tiba di G.Kelut.
Air mineral oleh pribumi di sana dinamakan Airpanas, muncul dari lubang - lubang dari suatu aliran serupa lava trakit tua di kaki tenggara Gunung Guntur pada ketinggian 2403 kaki Rijland dml dan lk 2 pal jauhnya dari Trogon.
Dari hasil penyelidikan ini akan memberikan gambaran posisi gas dan air yang dikeluarkan oleh gunungapi tersebut. Selain itu juga akan didapatkan data - data mengenai suhu, perubahan - perubahan visual yang dapat diperoleh di lapangan fumarola.
Dalam rangka pemantauan tingkat aktivitas Gunung Merapi telah dilakukan pemantauan secara terpadu dari berbagai bidang yaitu geokimia, seismik, deformasi, dan laharan.
Penyelidikan kimia gas, air, dan batuan pada bulan Mei 1992 meliputi kegiatan pengambilan cuplikan gas vulkanik, udara bebas, pengukuran temperatur di lapangan solfatar Gendol dan Woro serta pengamatan visual di Puncak G. Merapi, pengukuran kecepatan emisi gas S02 dengan COSPEC, pengambilan cuplikan udara tanah, udara bebas dan air dibeberapa lokasi sekitar G.Merapi seperti Plawangan, Kaliurang…
Studi kimia terhadap cuplikan gas, air, dan batuan yang diambil dari lapangan solfatar gunungapi dan lokasi lain di sekitarnya adalah sangat penting dalam rangka menunjang peramalan tingkat kegiatan atau letusan gunungapi yang bersangkutan.
G. Tangkoko (1149m) merupakan gunung api strato yang terletak di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Gunung api ini memiliki sebuah parasit, yaitu G. Batuangus. Posisi geografi G. Tangkoko terletak pada 1°31' Lintang Utara dan 125°11,5' Bujur Timur, sedangkan G. Batuangus terletak pada 1°30,5 Lintang Utara dan 125°13' Bujur Timur. Letusan besar dari G. Tangkoko terjadi dalam tahun 1801, de…
Atas perintah dari Kepala Dinas Volkanologi dengan disertai surat perintah jalan lio. 53/3/1968 dan No. 54/3/1963, tertanggal Bandung 29 Djanuari 1963, penulis disertai sdr. Sobana ditugaskan untuk mengadakan pengukuran topografi Kawah O.Kelut tersebut diatas.
'Berdasarkan hasil analisis, evaluasi, serta kajian terhadap data hidrogeologi dan pendugaan geolistrik yang didapat, di Desa Honggoseco, Kecamatan Jekulo, air tanah yang potensial untuk sumber baku air bersih dijumpai pada akuifer dengan kedalaman antara 10-85 m bmt, dengan jenis lapisan akuifer pasir. Pengeboran dilakukan sampai kedalaman 85 m dan memanfaatkan air tanah di kedalaman antara 50…