Kompleks kaldera ijen memiliki luas sekitar 210 km (18 km x 15 km) EW-NS. Gunungapi Raung merupakan gunungapi strato disisi sebela barat dari kaldera Ijen biasanya tidak dianggap bagian dari komplek kaldera. Di dalam komplek kaldera terdapat lebih dari 15 kerucut vulkanik. Gunungapi Ijen atau kawah Ijen terletak dalam komplek kaldera ijen.
Indonesia memiliki 127 (seratus dua puluh tujuh) gunungapi aktif, terdiri atas 77 (tujuh puluh tujuh) gunungapi tipe A, 29 (dua puluh sembilan) gunungapi tipe B, dan 21 (dua puluh satu) gunungapi tipe C. Gunungapi tipe A adalah gunungapi yang mengalami letusan sejak tahun 1600. Gunungapi tipe B adalah gunungapi yang sesudah 1600 belum mengalami lagi erupsi magmatik.
Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng kerang bumi (Lempeng Benua Asia, Lempeng Samudera Hindia-Benua Australia dan Lempeng Samudera Pasifik), sehingga terbentur jalur tektonik yang menimbulkan rawan bencana geologi (Gempa bumi, tsunami, letusan gunungapi dan gerakan tanah). Di Indonesia terdapat 127 buah gunungapi aktif yang setiap saat dapat meletus dan mengancam penduduk sekitarnya.
Gunungapi Semeru merupakan salah satu dari 127 gunungapi aktif tipe-A di Indonesia. Secara administratif terletak di Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur. Merupakan gunungapi tipe Strato dengan kubah lava. Apabila G. Semeru bererupsi, bahaya letusannya dapat berpengaruh secara langsung (primer) dan tidak langsung (sekunder) yang menjadi bncana bagi kehidupan manusia.
Gunungapi Slamet adalah gunungapi tipe strato dengan tinggi puncak 3432 meter di atas permukaan laut yang muncul dalam busur magmatik Sunda di Pulau Jawa. Gunungapi ini terbentu sebgai konsekuensi dari dinamika penunjaman lempeng lautan Indo-Australia ke bahwa lempeng benua Eurasia dengan arah relatif ke utara.
G. Slamet dengan ketinggian 3432 m dpl, terletak di Kab Pemalang, Kab Banyumas, Kab Brebes, Kab Tegal, dan Kab Purbalingga, Propinsi Jawa tengah, kota terdekat adalah Bumiayu, Purwokerto dan Purbalingga. G. Slamet merupakan gunungapi aktif bertipe strato atau berlapis, peningkayan aktifitas vulkani G. Slamet terakhir pada tahun 2009.
G. Slamet dengan ketinggian 3432 m dpl, terletak di Kab Pemalang, Kab Banyumas, Kab Brebes, Kab Tegal, dan Kab Purbalinggak, Jawa Tengah, Kota terdekat adalah Bumiayu, Purwokerto dan Purbalingga. G. Slamet merupakan gunungapi aktif bertipe strato atau berlapi, peningkatan aktifitas vulkanik G. Slamet terakhir pada 2009.
G. Slamet dengan ketinggian 3432 m dpl, terletak di Kab. Pemalang, Kab Banyumas, Kab Brebes, Kab Tegal, dan Kab Purbalingga, Propinsi Jawa Tengah. Nama lain G. Slamet adalah Gunung Slamat. G. Slamet merupakan gunungapi aktif bertipe strato atau berlapis, peningkatan aktifitas vulkanik G. Slamet terakhir pada tahun 2009.
Untuk melanjutkan pekerjaan Pengembangan Mitigasi Bencana Geologi, dalam kesempatan ini tim penyelidik mencoba untuk melakukan pengembangan metode dengan menggunakan alat seismograf digital "portable" sehingga dapat dilakukan pengambilan data dengan cara berpindah pindah tempat " moving", untuk dapat mengetahui arah sumber gempa dari beberapa tempat.
adan Geologi menyiapkan Manajemen Penyelidikan dan Pelayanan Bidang Geologi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dengan berpedoman kepada Mandat Undang-undang terkait, RPJM Nasional dan Renstra KESDM serta peraturan perundangan lainnya yang terkait sebagai pedoman dalam pengejawantahan serta arah kebijakan program kerja Badan Geologi.